Mengapa Harga Emas Naik Terus? Ini Faktor Utama yang Mendorongnya
Mengapa harga emas terus naik meski kondisi ekonomi global sering bergejolak? Pertanyaan ini kerap muncul seiring tren harga logam mulia yang bertahan di level tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
Sejak lama emas dikenal sebagai aset safe haven atau pelindung nilai. Ketika ketidakpastian meningkat, minat terhadap emas cenderung ikut menguat.
Emas sebagai Aset Lindung Nilai
Emas tidak hanya dipandang sebagai komoditas, tetapi juga sebagai penyimpan nilai jangka panjang. Dalam berbagai krisis ekonomi dan geopolitik, logam mulia ini sering menjadi pilihan karena dianggap lebih stabil dibanding aset berisiko.
Karakteristik tersebut membuat emas tetap diminati, bahkan saat pasar saham atau mata uang mengalami tekanan.
1. Pelemahan Mata Uang Utama
Harga emas dunia umumnya dipatok dalam dolar Amerika Serikat. Ketika dolar melemah, emas menjadi relatif lebih murah bagi investor global sehingga permintaan meningkat.
Kondisi ini mendorong harga emas naik. Sebaliknya, saat dolar menguat, harga emas cenderung tertahan karena menjadi lebih mahal di pasar internasional.
2. Kebijakan Suku Bunga Bank Sentral
Keputusan bank sentral terkait suku bunga berpengaruh besar terhadap harga emas. Ketika suku bunga rendah, instrumen berbasis bunga seperti deposito dan obligasi menjadi kurang menarik.
Dalam situasi tersebut, investor sering beralih ke emas sebagai alternatif penyimpan nilai. Namun ketika suku bunga naik, daya tarik emas bisa menurun karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil tetap.
3. Kebijakan Moneter Longgar
Pelonggaran moneter, termasuk peningkatan likuiditas di pasar, dapat mendorong kenaikan harga emas. Semakin banyak uang beredar, semakin besar potensi kenaikan harga aset, termasuk emas.
Karena itu, kebijakan bank sentral global kerap menjadi perhatian investor dalam memantau pergerakan emas.
Update Terbaru
Pigai Kecam Bullying Picu Bom MAN 3 Padang: Saya Juga Korban Rasis
Rabu / 15-07-2026, 20:56 WIB
Pau Cubarsi Pecahkan Rekor Paolo Maldini di Piala Dunia
Rabu / 15-07-2026, 20:55 WIB
Pabrik Pesawat PTDI Bakal Pindah ke Kertajati
Rabu / 15-07-2026, 20:55 WIB
Kurang Sinar Matahari Bisa Bikin Susah Tidur, Ini Penjelasan Dokter
Rabu / 15-07-2026, 20:55 WIB
Cara Menemukan dan Memanen Hardwood di Palworld
Rabu / 15-07-2026, 20:50 WIB
Pemain Diablo 4 Sebut Season 14 Lelucon, Drop Rate Mythic Uniques Masih Buruk
Rabu / 15-07-2026, 20:50 WIB
AS Serang Target Militer Iran di Pulau Tunb Besar, Trump Ancang-Ancam Eskalasi
Rabu / 15-07-2026, 20:50 WIB
Kemenperin Godok Roadmap Baru Kendaraan Listrik, Ini Alasannya
Rabu / 15-07-2026, 20:49 WIB
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Rabu / 15-07-2026, 20:49 WIB
Bank Mandiri Dorong Dua UMKM Binaan Tembus Pasar AS Lewat Pameran Makanan
Rabu / 15-07-2026, 20:49 WIB
Guru Besar UI Usulkan Sirup Sawit Merah untuk Menu MBG Ibu Hamil
Rabu / 15-07-2026, 20:49 WIB
Kejuaraan Terbuka 2026 di Royal Birkdale: Lapangan Baru, Tantangan Baru
Rabu / 15-07-2026, 20:45 WIB
Wamenag Bicara Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang: Jangan Terburu-buru Simpulkan
Rabu / 15-07-2026, 20:45 WIB
Tuchel Tertawa Maklumi Argentina Ngotot Pakai Jersey 'Jimat'
Rabu / 15-07-2026, 20:45 WIB







