Pengaturan libur sekolah selama Ramadan dan Idulfitri 2026 mulai menjadi perhatian orang tua dan tenaga pendidik.

Durasi jeda kegiatan belajar tahun ini terbilang panjang, bahkan dapat melampaui 24 hari tergantung sistem kalender akademik yang diterapkan masing-masing sekolah.

Skema Pembelajaran Ramadan 2026

Pemerintah menetapkan kebijakan pembelajaran khusus melalui Surat Edaran Bersama 3 Menteri tentang Pembelajaran Ramadan 1447 H/2026 M.

Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa pada awal dan menjelang akhir Ramadan, kegiatan belajar dapat dilaksanakan di luar sekolah dengan pendampingan orang tua, komunitas, atau tempat ibadah.

Sekolah diberi keleluasaan mengatur teknis pelaksanaan sesuai karakteristik satuan pendidikan. Kebijakan ini dirancang agar siswa tetap menjalankan proses belajar tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah puasa.

Rangkaian Libur Dimulai Februari 2026

Masa jeda kegiatan belajar sudah dimulai sejak pertengahan Februari 2026.

Periode tersebut berdekatan dengan peringatan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang mencakup libur nasional dan cuti bersama.

Setelah itu, terdapat fase pembelajaran di luar sekolah menjelang awal Ramadan yang diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026. Libur akhir pekan turut memperpanjang waktu istirahat siswa.

Libur Panjang Idulfitri dan Nyepi

Pada pertengahan Maret 2026, siswa kembali menikmati libur panjang yang bertepatan dengan Idulfitri 1447 H.

Periode ini beririsan dengan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, sehingga kombinasi libur nasional, cuti bersama, dan akhir pekan membuat masa istirahat semakin panjang.

Berdasarkan jadwal, kegiatan belajar di sekolah dijadwalkan kembali dimulai pada Senin, 30 Maret 2026. Namun, beberapa sekolah dapat memiliki perbedaan sekitar dua hingga tiga hari sesuai kalender akademik masing-masing.

Total Hari Tanpa Tatap Muka