Profil Biodata Capt. Egon Erawan Pilot Pesawat Smart Air yang Tewas Akibat Penembakan di Tanah Merah: Umur, Agama dan IG
Pilot-Instagram-
Profil Biodata Capt. Egon Erawan Pilot Pesawat Smart Air yang Tewas Akibat Penembakan di Tanah Merah: Umur, Agama dan IG
Insiden penembakan terhadap pesawat Smart Air registrasi PK-SNR saat mendarat di Tanah Merah menyita perhatian publik. Dalam peristiwa yang terjadi pada 11 Februari 2026 itu, dua pilot menjadi korban saat menjalankan misi penerbangan perintis untuk masyarakat.
Sejumlah informasi yang beredar di media sosial menyebut kedua pilot merupakan bagian dari intelijen negara. Pihak perusahaan segera memberikan klarifikasi resmi untuk meluruskan kabar tersebut.
Klarifikasi Perusahaan Soal Isu Intelijen
Manajemen PT Smart Cakrawala Aviation menegaskan pesawat yang dioperasikan tidak membawa pasukan maupun aparat keamanan. Perusahaan juga membantah tudingan bahwa salah satu pilot memiliki keterkaitan dengan lembaga intelijen.
“Terdapat upaya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menyebarkan informasi bahwa pesawat tersebut membawa pasukan atau aparat serta menyatakan bahwa Capt. Baskoro Adi Anggoro adalah bagian dari Intelijen Negara. Kedua hal tersebut kami pastikan tidak benar,” demikian keterangan resmi perusahaan.
Penerbangan yang dijalankan disebut sebagai layanan perintis penumpang nasional Korwil Tanah Merah.
Profil PT Smart Cakrawala Aviation
PT Smart Cakrawala Aviation merupakan perusahaan penerbangan niaga tidak berjadwal yang mengantongi Air Operator Certificate (AOC) nomor AOC-062 sejak 27 Agustus 2018.
Maskapai ini melayani berbagai jenis operasi penerbangan, antara lain:
Charter kargo dan penumpang
Survei udara
Modifikasi cuaca
Penerbangan perintis nasional
Penerbangan perintis nasional adalah layanan transportasi udara dalam negeri yang mendapat subsidi pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk menjangkau wilayah terpencil, tertinggal, terluar, dan perbatasan.
Profil Dua Pilot Korban Penembakan
Capt. Baskoro Adi Anggoro
Capt. Baskoro Adi Anggoro tercatat sebagai pilot PT Smart Cakrawala Aviation sejak 2021. Perusahaan memastikan ia tidak memiliki afiliasi dengan instansi lain.
Selama bertugas, ia telah mengantongi sekitar 3.250 jam terbang. Ia terlibat dalam berbagai operasi penerbangan perusahaan, termasuk layanan perintis di wilayah Papua.
Baca juga: Dugaan Pelecehan oleh Oknum Musisi Solo Mencuat, Korban Minta Bantuan ke Dokter Tirta