Mbok Beruk Sakit Apa? Benarkah Kanker? Berikut Kronologi Kematian Sumisih Yuningsih Seniman Asal Yogyakarta
Mbok beruk-Instagram-
Mbok Beruk Sakit Apa? Benarkah Kanker? Berikut Kronologi Kematian Sumisih Yuningsih Seniman Asal Yogyakarta
Dunia seni pertunjukan Yogyakarta berduka. Seniman ketoprak legendaris Sumisih Yuningsih yang akrab disapa Mbokde Beruk meninggal dunia pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.40 WIB.
Kabar wafatnya menyebar melalui pesan berantai dan diperkuat oleh pernyataan keluarga. Putrinya, Lisa, menyampaikan kabar tersebut melalui unggahan status WhatsApp.
"Dengan penuh rasa duka dan keikhlasan, kami mengabarkan bahwa nenek kami tercinta telah berpulang ke rahmatullah, Sumiasih Yuningsih pada pagi hari ini," tulisnya.
Almarhumah rencananya dimakamkan pada Sabtu pukul 15.00 WIB di Makam Dongkelan. Rumah duka berada di Dukuh Mantrijeron, Yogyakarta.
Sosok Legendaris Ketoprak dan Dagelan Mataram
Di kalangan masyarakat Yogyakarta, nama Mbokde Beruk lekat dengan seni ketoprak dan dagelan Mataram. Ia dikenal luas berkat karakter antagonis yang khas dan mengundang tawa.
Perannya yang ngeyelan dan terkesan menyebalkan justru menjadi daya tarik tersendiri. Sosoknya yang "nganyelake" di atas panggung kerap memancing gelak penonton dan membekas di ingatan publik.
Kariernya di dunia seni tidak diraih secara instan. Bakatnya telah tumbuh sejak kecil, mengikuti jejak sang ayah yang lebih dulu terjun di dunia pertunjukan.
Perjalanan Karier Sejak Usia Belia
Sumisih lahir di Bantul pada 5 Januari 1950. Sejak berusia tujuh tahun, ketika masih duduk di bangku sekolah rakyat, ia sudah akrab dengan dunia panggung.
Baca juga: Cara Mudah Cek Desil Bansos 2026 Secara Online Lewat Aplikasi Resmi