Meski merasa ketakutan, korban sempat mencoba menyelesaikan persoalan secara baik-baik. Namun, ia kembali mengetahui adanya komunikasi antara terduga pelaku dan mantan kekasihnya.

“Awalnya aku masih mau jalur baik-baik. Aku pikir semuanya bisa selesai tanpa ribut. Tapi ternyata dia masih berhubungan sama mantannya. Rasanya kayak luka lama dibuka lagi,” tulisnya.

Pada malam yang sama setelah kejadian, korban memutuskan menjalani pemeriksaan medis di salah satu rumah sakit di Yogyakarta. Hasil pemeriksaan disebut sudah ada, namun surat visum belum dapat diterbitkan sebelum laporan resmi disampaikan ke kepolisian sesuai lokasi kejadian.

Ia juga menyebut pihak keluarga telah mencoba menghubungi orang tua terduga pelaku. Hingga kini, menurut pengakuannya, belum ada tanggapan yang diterima.

Sampai berita ini disusun, identitas pemain Timnas Indonesia yang dimaksud dalam pengakuan tersebut belum dapat dipastikan. Belum ada pula keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tudingan tersebut.