Pengguna layanan streaming AnimePlay belakangan dibuat bertanya-tanya setelah platform tersebut dilaporkan tidak lagi bisa diakses sejak sekitar Selasa, 10 Februari 2026.

Sejumlah tangkapan layar yang beredar di media sosial menunjukkan adanya pemberitahuan penutupan layanan kepada pengguna.

Dalam pesan itu, AnimePlay menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan layanan resmi berhenti beroperasi mulai hari tersebut.

Aplikasi AnimePlay Hilang dari Google Play Store

Penelusuran pada Rabu, 11 Februari 2026 menunjukkan aplikasi AnimePlay sudah tidak dapat diakses melalui Google Play Store.

Sebelumnya, aplikasi ini memiliki rating 4 dari 5 bintang dari sekitar 94.000 pengguna, serta mengklaim menyediakan streaming anime dan donghua dengan subtitle bahasa Indonesia.

Kenapa Layanan Streaming Bisa Tutup Mendadak

Industri anime memiliki sistem lisensi distribusi yang ketat karena hak tayang dipegang studio animasi dan distributor resmi pada wilayah tertentu.

Dalam praktiknya, pemegang hak cipta dapat menempuh langkah seperti pengajuan penghapusan konten, laporan ke penyedia domain dan hosting, pemblokiran akses, hingga jalur hukum.

Dalam sejumlah kasus, tekanan tersebut dapat membuat operator layanan memilih menghentikan operasional untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Risiko Mengakses Situs Tidak Resmi

Di sisi lain, akses gratis dari layanan yang tidak berizin sering dibarengi risiko yang perlu diperhatikan pengguna.

Ancaman yang kerap disebut antara lain malware dan virus dari iklan agresif, serta potensi kebocoran data pribadi.

Selain aspek keamanan, keberadaan layanan tidak resmi juga dinilai merugikan industri karena mengurangi potensi pendapatan kreator, studio, dan distributor.

Rekomendasi Platform Legal Nonton Anime Sub Indo

Bagi penonton yang ingin mengikuti anime-anime terbaru, tersedia sejumlah platform legal di Indonesia yang menyediakan subtitle bahasa Indonesia.