Kabar pencairan bantuan sosial PKH dan BPNT tahap pertama tahun 2026 menjadi perhatian besar bagi Keluarga Penerima Manfaat. Dalam beberapa hari terakhir, beredar unggahan di media sosial yang mengklaim dana bantuan sudah masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera Bank Mandiri.

Unggahan tersebut menampilkan struk mutasi rekening dengan saldo masuk sebesar Rp600.000 bertanggal Jumat, 6 Februari 2026. Nominal itu kemudian diasumsikan sebagai dana BPNT tahap 1.

Namun setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut tidak dapat dibenarkan. Bukti yang beredar justru memperlihatkan sejumlah kejanggalan yang mengarah pada dugaan informasi palsu.

Struk Rp600 Ribu Diduga Tidak Valid

Salah satu kejanggalan yang mencolok adalah kesalahan penulisan nama bulan pada struk mutasi. Ketidaksesuaian ini menjadi indikator kuat bahwa bukti saldo yang beredar bukan berasal dari sistem perbankan resmi.

Dengan temuan tersebut, unggahan yang mengklaim bansos BPNT telah cair ke KKS Mandiri dinilai tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Klarifikasi Pencairan Melalui KKS Mandiri

Hingga Jumat, 6 Februari 2026, pencairan bantuan sosial PKH maupun BPNT belum dilakukan ke rekening KKS Bank Mandiri.

Berdasarkan hasil pengecekan, saldo bantuan pada KKS Mandiri masih tercatat nol dan belum menunjukkan adanya dana masuk untuk tahap pertama tahun ini.

Karena itu, KPM diminta tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa konfirmasi resmi.

Pencairan Baru Terjadi di Wilayah Tertentu

Saat ini, penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 1 baru dilaporkan berlangsung melalui KKS Bank Syariah Indonesia di wilayah Aceh.

Wilayah tersebut menjadi prioritas karena termasuk daerah terdampak bencana, sehingga penyaluran bantuan dilakukan lebih awal.

Sementara itu, KPM dari bank penyalur lain masih diminta menunggu proses administrasi selesai.