Masyarakat penerima bantuan sosial diminta menyiapkan Kartu Keluarga Sejahtera untuk melakukan pengecekan saldo. Penyaluran bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai tahap pertama tahun 2026 dilaporkan mulai masuk ke rekening penerima.

Bagi Keluarga Penerima Manfaat di sejumlah wilayah, Minggu, 8 Februari 2026, menjadi momentum penting. Dana bantuan PKH dan BPNT tahap 1 terpantau sudah cair secara bersamaan melalui Bank BRI dan Bank Mandiri.

Berdasarkan laporan yang dihimpun dari berbagai daerah, proses penyaluran bantuan telah menjangkau puluhan wilayah dari barat hingga timur Indonesia. Informasi tersebut diperoleh dari pemantauan laporan penerima hingga pagi hari.

Wilayah yang Sudah Terpantau Cair

Di kawasan Sulawesi dan Kalimantan, pencairan terdeteksi di sejumlah daerah seperti Gorontalo, Soppeng, Wajo, Pinrang, Luwu, Takalar, Bone, Kota Waringin Timur, Nunukan, hingga Morowali.

Sementara itu di Pulau Jawa, dana bantuan mulai masuk ke rekening penerima di Bogor, Garut, Cianjur, Sumedang, Nganjuk, Madiun, Kediri, Cilacap, Banyumas, serta wilayah Sleman dan Gunung Kidul.

Dari wilayah Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, beberapa daerah juga melaporkan saldo bantuan melalui Bank BRI sudah mulai bertambah.

Masyarakat di wilayah tersebut diimbau untuk rutin memeriksa saldo karena penyaluran dilakukan secara bertahap ke rekening masing-masing penerima.

Keuntungan bagi Penerima Bank Mandiri

Jika dibandingkan dengan Bank BRI yang pada tahap awal lebih banyak menyalurkan bantuan pada komponen tertentu, penerima KKS Bank Mandiri dilaporkan memperoleh pencairan lebih lengkap.

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa bantuan BPNT dan PKH telah masuk secara bersamaan ke rekening Bank Mandiri sejak waktu subuh.

Besaran dana yang diterima setiap keluarga berbeda-beda, dengan nominal berkisar antara Rp600.000 hingga Rp1.500.000, menyesuaikan kategori komponen keluarga dalam kelompok desil 1 sampai 4.