Apa Itu Saham Gorengan dan Mengapa Disorot Saat IHSG Melemah?
saham-pixabay-
Saham gorengan kembali menjadi perhatian publik setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan dalam beberapa hari terakhir. Isu ini mencuat seiring pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyinggung keberadaan saham-saham berisiko di pasar modal.
Pelemahan IHSG sempat dikaitkan dengan keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI). Namun, Purbaya menilai ada faktor lain yang turut memengaruhi pergerakan pasar, salah satunya praktik perdagangan saham gorengan di Bursa Efek Indonesia.
Dalam keterangannya, Purbaya menegaskan pentingnya upaya membersihkan bursa dari saham-saham yang pergerakannya tidak sehat. Ia menilai kenaikan saham berfundamental kuat atau berstatus blue chip justru masih relatif wajar dibandingkan saham yang bergerak tanpa dasar kinerja perusahaan.
Pengertian Saham Gorengan
Saham gorengan merujuk pada saham yang menunjukkan perubahan harga dan volume perdagangan secara tidak wajar dalam waktu singkat. Pergerakan ini umumnya tidak ditopang oleh kondisi fundamental perusahaan yang solid.
Lonjakan atau penurunan harga saham jenis ini sering kali terjadi tanpa didukung kinerja keuangan yang jelas. Situasi tersebut berbeda dengan saham normal yang memiliki laporan keuangan transparan dan aktivitas perdagangan yang relatif stabil.