Perangkat lipat pertama Apple yang selama ini hanya menjadi rumor kini mulai menunjukkan wujud yang lebih nyata. Informasi terbaru dari rantai pasok mengungkap bagaimana Apple merancang iPhone Fold sebagai perangkat yang benar-benar berbeda dari iPhone konvensional.

Bocoran terbaru menunjukkan bahwa iPhone Fold tidak sekadar iPhone biasa yang bisa dilipat. Apple disebut mengubah arsitektur internal secara menyeluruh demi menyesuaikan desain lipat dan meningkatkan daya tahan perangkat.

Tata Letak Tombol yang Tidak Biasa

Salah satu perubahan paling mencolok terdapat pada penempatan tombol. iPhone Fold disebut tidak memiliki tombol apa pun di sisi kiri bodi.

Tombol volume dipindahkan ke sisi kanan atas, sementara tombol daya berada di sisi yang sama. Desain ini berbeda dari iPhone selama lebih dari satu dekade.

Penataan tersebut disebut terinspirasi dari iPad mini. Alasan utamanya adalah untuk menjaga komponen utama tetap berada di satu sisi dan menghindari penggunaan kabel fleksibel yang melintasi engsel lipatan.

Arsitektur Internal Fokus Ketahanan

Dengan menempatkan papan logika di satu sisi, Apple dinilai memprioritaskan ketahanan jangka panjang dibandingkan estetika simetris.

Langkah ini memungkinkan struktur internal yang lebih sederhana dan mengurangi risiko kerusakan pada bagian engsel yang menjadi titik paling rentan pada ponsel lipat.

Baterai Terbesar Sepanjang Sejarah iPhone

Bocoran juga menyebut iPhone Fold akan dibekali baterai terbesar yang pernah digunakan pada lini iPhone.

Dengan sisi kiri yang minim komponen, Apple memiliki ruang luas untuk menempatkan baterai berlapis atau stacked battery guna meningkatkan kapasitas tanpa memperbesar dimensi secara berlebihan.

Strategi ini dinilai penting mengingat layar lipat berukuran besar cenderung mengonsumsi daya lebih tinggi.