Musim keempat serial Bridgerton memperkenalkan sosok heroine baru yang langsung mencuri perhatian penonton. Penonton pertama kali mengenal Sophie lewat sosok misterius Lady in Silver yang memikat Benedict Bridgerton di pesta topeng keluarga Bridgerton.

Namun, seiring berjalannya cerita, identitas Sophie perlahan terungkap. Ia bukan bangsawan seperti yang tampak di permukaan, melainkan seorang pelayan yang menyimpan masa lalu penuh rahasia.

Makna Ward dalam Kisah Bridgerton

Dalam konteks Bridgerton, istilah ward merujuk pada seorang anak yang berada di bawah perlindungan hukum seorang bangsawan. Status ini memberi tempat tinggal dan pendidikan, namun tanpa pengakuan resmi sebagai anak kandung.

Sophie Baek diketahui pernah tinggal di Penwood House sebagai ward dari Lord Penwood. Melalui status inilah ia dibesarkan layaknya bangsawan tanpa menimbulkan skandal di kalangan aristokrasi.

Sophie Dibesarkan sebagai Bangsawan

Sophie merupakan anak biologis Lord Penwood dari hubungan dengan seorang pelayan. Demi menjaga reputasi, sang bangsawan memilih menyebut Sophie sebagai ward, meski diam-diam tetap membesarkannya dengan penuh kasih.

Dalam kilas balik masa kecil, Sophie tumbuh dengan pendidikan, etika, dan fasilitas yang mencerminkan darah bangsawan. Ia juga memahami siapa ayah kandungnya, meski kebenaran itu tidak pernah diakui secara terbuka.

Pernikahan Lord Penwood dan Awal Perubahan

Kehidupan Sophie mulai berubah saat Lord Penwood menikah dengan Araminta, seorang janda dengan dua anak perempuan. Sang ayah berharap keluarga barunya dapat menerima Sophie sebagai bagian dari rumah tangga.

Namun, Araminta segera menyadari bahwa Sophie bukan sekadar ward biasa. Ia melihat ancaman terhadap masa depan finansial kedua putrinya, terutama jika rahasia Sophie terbongkar.

Setelah Kematian Ayahnya

Titik balik terbesar terjadi ketika Lord Penwood meninggal dunia. Araminta tetap mempertahankan Sophie di rumah, tetapi bukan lagi sebagai anggota keluarga.