Dwita Rian Desandri Disorot Publik usai Tegaskan GERD Tidak Menyebabkan Henti Jantung
Ilustrasi tangan--
Nama Dwita Rian Desandri menjadi perbincangan luas di media sosial setelah memberikan penjelasan medis terkait isu penyebab meninggalnya selebgram Lula Lahfah.
Perdebatan bermula dari narasi yang berkembang di ruang digital, yang mengaitkan kematian Lula dengan penyakit GERD atau gastroesophageal reflux disease.
Sebagian warganet meyakini GERD dapat memicu henti jantung mendadak, klaim yang kemudian diluruskan oleh sejumlah tenaga medis.
Klarifikasi Medis soal GERD dan Jantung
Melalui akun X pribadinya, @wita_desandri, Dwita menyampaikan bahwa GERD tidak berhubungan langsung dengan penyakit jantung maupun henti jantung.
Dalam unggahannya pada Senin, 26 Januari 2026, ia menegaskan bahwa anggapan tersebut keliru dan tidak sesuai dengan dasar ilmu kedokteran.
Menurutnya, kemiripan gejala kerap memicu kesalahpahaman di masyarakat.
Gejala GERD yang Sering Disalahartikan
- Nyeri dada yang terasa seperti ditekan
- Rasa panas di dada
- Sesak napas
Dwita menjelaskan, gejala-gejala tersebut memang menyerupai serangan jantung, namun berasal dari mekanisme penyakit yang berbeda.
Ia menekankan bahwa GERD tidak menyebabkan serangan jantung, henti jantung, maupun gangguan struktural pada jantung.
Respons Negatif dari Warganet
Alih-alih mendapat dukungan, pernyataan edukatif tersebut justru menuai komentar bernada merendahkan dari sebagian pengguna media sosial.
Sejumlah warganet mempertanyakan kompetensi Dwita, bahkan melontarkan komentar bernuansa penghinaan.
Meski demikian, unggahan tersebut tetap mendapat perhatian besar dengan puluhan ribu tanda suka dan ribuan kali dibagikan ulang.
Profil Dwita Rian Desandri
Dwita Rian Desandri dikenal sebagai dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.
Ia menempuh pendidikan kedokteran hingga spesialisasi kardiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Dalam praktik profesionalnya, Dwita aktif memberikan edukasi kesehatan jantung kepada masyarakat, termasuk melalui platform digital.
Rekam Jejak dan Afiliasi Profesi
- Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah
- Sport cardiologist
- Anggota IDI dan PERKI
Pengalaman praktiknya mencakup sejumlah rumah sakit rujukan, antara lain RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RS Agung, serta Siloam Hospital Labuan Bajo.
Di tengah derasnya arus informasi kesehatan di media sosial, Dwita kerap menekankan pentingnya rujukan medis yang tepat dan berbasis ilmu pengetahuan.