Keutamaan Bulan Sya’ban sebagai Hadiah bagi Orang Beriman! Inilah Isi Teks Khutbah Jumat 30 Januari 2026

Keutamaan Bulan Sya’ban sebagai Hadiah bagi Orang Beriman! Inilah Isi Teks Khutbah Jumat 30 Januari 2026

masjid-pixabay-

Bulan Sya’ban menjadi salah satu waktu istimewa dalam kalender Islam yang sarat keutamaan dan peluang amal. Momentum ini kembali diangkat dalam Khutbah Jumat 30 Januari 2026 dengan tema “Hadiah untuk Orang Beriman tentang Keutamaan Bulan Sya’ban”.

Dalam khutbah tersebut, khatib mengawali dengan pujian kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala serta selawat dan salam kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Jamaah diajak meneguhkan ketakwaan sebagai bekal utama dalam menjalani kehidupan, sebagaimana perintah Allah agar orang beriman bertakwa dengan sebenar-benarnya takwa.



Khatib mengingatkan bahwa waktu merupakan wadah bagi amal perbuatan. Setiap kebaikan maupun keburukan, sekecil apa pun, akan mendapatkan balasan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Karena itu, kelalaian terhadap waktu-waktu utama termasuk kerugian besar bagi seorang hamba.

Sya’ban di Antara Dua Bulan Agung

Bulan Sya’ban berada di antara dua bulan mulia, yakni Rajab dan Ramadhan. Dalam sejarah Islam, Sya’ban mencatat sejumlah peristiwa penting, di antaranya perubahan arah kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka’bah serta ditetapkannya kewajiban puasa Ramadhan pada tahun kedua Hijriah.

Penamaan Sya’ban memiliki beberapa makna historis, antara lain karena pada masa Arab dahulu masyarakat berpencar untuk mencari air atau bersiap menghadapi peperangan setelah berakhirnya bulan haram Rajab. Bulan ini juga dipahami sebagai masa “berpencarnya” berbagai kebaikan.

Teladan Nabi dalam Menghidupkan Sya’ban


Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam dikenal memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban. Riwayat dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha menegaskan bahwa Rasulullah tidak berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan, namun beliau paling banyak berpuasa pada bulan Sya’ban.

Dalam penjelasan para ulama, puasa Nabi di bulan ini dilakukan pada sebagian besar hari, bukan seluruhnya. Hal tersebut menunjukkan besarnya perhatian Rasulullah terhadap Sya’ban sebagai bulan persiapan spiritual.

Dalam hadis lain, Rasulullah menjelaskan bahwa Sya’ban adalah bulan yang sering dilalaikan manusia karena berada di antara Rajab dan Ramadhan. Pada bulan inilah amal-amal diangkat kepada Allah, dan beliau mencintai amalnya diangkat dalam keadaan berpuasa.

Momentum Menyelesaikan Utang Puasa

Sya’ban juga menjadi pengingat bagi kaum muslimin yang masih memiliki utang puasa Ramadhan. Aisyah Radhiyallahu ‘anha menuturkan bahwa beliau baru dapat mengqadha puasa Ramadhan pada bulan Sya’ban, menunjukkan pentingnya menyelesaikan kewajiban sebelum datang Ramadhan berikutnya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan keringanan bagi orang yang sakit atau dalam perjalanan untuk mengganti puasanya di hari lain. Karena itu, jamaah diajak bersegera menunaikan tanggungan agar memasuki Ramadhan dalam keadaan lapang.

Persiapan Menuju Ramadhan

Dalam khutbah disampaikan bahwa Sya’ban ibarat masa latihan sebelum Ramadhan. Posisi Sya’ban diibaratkan seperti salat sunnah rawatib sebelum dan sesudah salat fardhu, yang berfungsi mempersiapkan dan menyempurnakan ibadah utama.

Para ulama salaf menaruh perhatian besar pada bulan ini. Dikisahkan, sebagian mereka mengurangi aktivitas duniawi untuk lebih fokus membaca Al-Qur’an. Bahkan, Sya’ban dikenal sebagai bulannya para pembaca Al-Qur’an.

Peringatan terhadap Amalan Tanpa Dasar

Khatib juga mengingatkan jamaah agar berhati-hati dari amalan yang tidak memiliki landasan kuat, seperti mengkhususkan perayaan malam Nisfu Sya’ban dengan ritual tertentu yang tidak didukung hadis sahih. Meski demikian, ibadah yang dilakukan sesuai kebiasaan pribadi, seperti puasa sunnah atau salat malam, tetap dibolehkan.

Umat Islam diajak untuk selalu berpegang pada tuntunan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam dan menjauhi praktik keagamaan yang menyimpang dari ajaran yang benar.

Baca juga: Profil Tampang Aleima Sharuna ?Istri Lucky Widja Vokalis Element yang Meninggal Dunia, Lengkap: Umur, Agama dan Akun Instagram

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya