Profil Tampang Mgr Paskalis Bruno Syukur yang Resmi Mundur dari Uskup Bogor, Lengkap: Umur, Agama dan Akun IG
Uskup--
Profil Tampang Mgr Paskalis Bruno Syukur yang Resmi Mundur dari Uskup Bogor, Lengkap: Umur, Agama dan Akun IG, Monsinyur Paskalis Bruno Syukur OFM resmi mengundurkan diri dari jabatan Uskup Bogor setelah pengundurannya mendapat persetujuan Paus Leo XIV pada Senin, 19 Januari 2026. Keputusan itu diumumkan secara terbuka di hadapan para imam dan umat Keuskupan Bogor.
Dalam kesempatan tersebut, Mgr Paskalis menyampaikan alasan pengunduran diri sekaligus memberikan klarifikasi atas sejumlah isu yang berkembang di internal Gereja dan ruang publik.
Alasan Pengunduran Diri
Melalui surat yang dibacakan dan kemudian beredar luas di berbagai kanal digital, Mgr Paskalis menjelaskan bahwa konteks utama pengunduran dirinya berkaitan dengan tudingan pembiaran kasus pelecehan seksual yang dikenal sebagai perkara “Kos 4”.
Ia menegaskan tuduhan tersebut tidak sesuai dengan fakta. Menurut keterangannya, kasus itu justru dikawal secara serius dan berkelanjutan hingga tuntas.
Kendati demikian, Mgr Paskalis memilih menerima konsekuensi dari tudingan tersebut sebagai bentuk ketaatan kepada Tahta Suci Vatikan, meskipun ia membantah adanya kelalaian atau pembiaran.
Dalam surat itu, ia menegaskan bahwa pengunduran diri bukanlah bentuk kekalahan. Ia menyebut langkah tersebut sebagai pilihan kasih demi menjaga persatuan Gereja dan kebaikan Keuskupan Bogor di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Dinamika Internal dan Beban Kepemimpinan
Mgr Paskalis juga menyinggung dinamika internal selama masa pelayanannya. Ia mengakui kerap merasakan beban kepemimpinan yang berat dan situasi kerja yang terasa berjalan sendiri.
Upaya pembaruan struktur melalui penguatan Neo Presbyterium, yang dimaksudkan untuk memperkokoh tata kelola, justru memunculkan kecurigaan di sejumlah pihak.
Dalam refleksinya, ia mengutip Kitab Yesaya 41 sebagai penguatan iman di tengah situasi yang tidak mudah, seraya menegaskan bahwa kehadiran dan penyertaan Tuhan tetap menjadi sandaran.
Klarifikasi Berbagai Isu
Isu Pengusiran Suster SFS
Mgr Paskalis membantah keras rumor pengusiran Suster SFS serta narasi negatif terkait pemahaman misi Gereja di wilayah Lebak. Ia menyebut tuduhan tersebut tidak sesuai dengan kenyataan.
Menurut penjelasannya, keputusan yang diambil merupakan bagian dari reorganisasi demi keberlanjutan misi yang lebih sehat, dan telah melalui proses dialog dengan pihak terkait sejak awal.
Pengelolaan Keuangan Keuskupan
Terkait integritas keuangan, Mgr Paskalis menegaskan kondisi finansial Keuskupan Bogor tetap terjaga dan diaudit secara berkala.
Ia menyatakan berpegang teguh pada kaul hidup Fransiskan dan menolak anggapan bahwa dana keuskupan digunakan untuk kepentingan pribadi. Menurutnya, audit dan waktu telah menjadi bukti atas tata kelola yang dijalankan.
Baca juga: Burung Hantu Manguni itu Apa? Kini Viral Disebut Ditembak Mati Wanita di NTT karena Ganggu Tidur