Adu Tangguh Nubia Red Magic 11 Pro vs iPhone 17 Pro: Siapa Raja Performa di Awal 2026?
Nubia-Instagram-
Adu Tangguh Nubia Red Magic 11 Pro vs iPhone 17 Pro: Siapa Raja Performa di Awal 2026?
Di awal tahun 2026, persaingan antar smartphone flagship memasuki babak baru yang semakin sengit. Bukan hanya soal spesifikasi kertas, tapi performa nyata dalam berbagai skenario penggunaan—dari gaming ekstrem hingga editing video profesional—menjadi tolok ukur utama. Salah satu perbandingan paling menarik datang dari YouTuber teknologi ternama, David GadgetIn, yang baru-baru ini menguji dua raksasa dari dua dunia berbeda: Nubia Red Magic 11 Pro dan iPhone 17 Pro.
Keduanya hadir dengan filosofi desain yang sangat kontras. Nubia Red Magic 11 Pro dibangun khusus untuk para gamer hardcore, sementara iPhone 17 Pro tetap setia pada pendekatan Apple yang menekankan harmoni sempurna antara perangkat keras dan perangkat lunak. Lalu, siapa yang benar-benar lebih cepat dan andal di dunia nyata? Mari kita kupas tuntas.
Spesifikasi Inti: Dua Pendekatan Berbeda untuk Kencang
Nubia Red Magic 11 Pro datang sebagai mahkota baru di ranah smartphone gaming Android. Ditenagai oleh chipset terbaru Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM sebesar 16GB, penyimpanan UFS 4.1 Pro, serta sistem pendingin canggih berupa liquid cooling aktif plus kipas internal—fitur langka yang jarang ditemui di ponsel lain. Semua ini dirancang untuk menjaga suhu stabil bahkan saat sesi gaming maraton selama berjam-jam.
“HP ini adalah raja tutu yang bisa dapetin skor 4 juta plus plus, ngelebihin IQU dan Poco yang juga super kencang,” ujar David GadgetIn dalam video ulasannya di YouTube, menegaskan dominasi Red Magic 11 Pro di benchmark mentah.
Di sisi lain, iPhone 17 Pro membawa chip Apple A19 Pro terbaru, yang diklaim Apple sebagai chip paling efisien dan bertenaga dalam sejarah iPhone. Dibungkus dalam bodi aluminium premium, iPhone 17 Pro juga dilengkapi sistem thermal management yang lebih canggih dibanding generasi sebelumnya, meski tanpa kipas mekanis. Yang tak kalah penting, ia didukung oleh ekosistem iOS yang matang, di mana setiap baris kode dioptimalkan sedemikian rupa untuk bekerja mulus dengan perangkat kerasnya.
Benchmark Sintetis: CPU dan GPU – Duel Antara Kekuatan Mentah dan Efisiensi
Pengujian pertama dimulai dengan Geekbench 6, tolok ukur populer untuk menilai performa CPU. Hasilnya menarik: dalam tes single-core, iPhone 17 Pro unggul sekitar 10% berkat arsitektur A19 Pro yang sangat efisien. Namun, ketika beralih ke multi-core, Nubia Red Magic 11 Pro balik menyerang berkat delapan inti penuh dari Snapdragon 8 Elite Gen 5.
“Kalau CPU, hasilnya tergantung kita lihat dari single-core atau multi-core,” jelas David, menyoroti bahwa masing-masing punya keunggulan tergantung konteks penggunaan.
Untuk GPU, perbandingan langsung menjadi rumit karena iPhone menggunakan API Metal, sedangkan Nubia mengandalkan OpenCL. Meski demikian, dalam stress test grafis 4K berat, Nubia menunjukkan ketangguhan luar biasa berkat sistem pendingin aktifnya yang mencegah thermal throttling.
Namun, dalam tes ray tracing—teknologi rendering cahaya realistis yang semakin umum di game modern—menggunakan Solar Base Extreme Stress Test, iPhone 17 Pro justru unggul. Ini menunjukkan betapa matangnya optimasi grafis Apple, bahkan tanpa hardware pendingin tambahan.
Performa Dunia Nyata: CapCut, Mobile Legends, dan Lebih Jauh Lagi
Benchmark hanyalah awal. Yang lebih menentukan adalah bagaimana kedua ponsel ini berperilaku dalam aktivitas sehari-hari.
Dalam pengujian editing video menggunakan CapCut, iPhone 17 Pro tampil sebagai juara mutlak. Proses scrubbing timeline, transisi, dan rendering berjalan lebih halus dan responsif. “Proses ngescrubbing timeline lebih mulus, lebih berasa smooth di iPhone daripada di Nubia,” ungkap David.
Sebaliknya, Nubia Red Magic 11 Pro bersinar saat digunakan untuk Mobile Legends. Fitur eksklusif seperti shoulder trigger fisik, refresh rate layar ultra-tinggi, dan responsivitas input membuat pengalaman bermain terasa seperti menggunakan konsol genggam. Di sini, Nubia benar-benar menjadi senjata pamungkas bagi gamer mobile.
Namun, saat beralih ke game lain seperti PUBG Mobile dan Genshin Impact, iPhone 17 Pro kembali mendominasi—terutama dalam hal kecepatan loading, stabilitas frame rate, dan manajemen daya. Meski Nubia tetap cepat, ia kalah dalam hal optimasi software-game engine, yang masih menjadi keunggulan besar Apple.
Konektivitas dan Kecepatan Internet: Siapa yang Lebih Cepat Unduh?
David juga menguji kecepatan koneksi internet dan download file besar melalui Wi-Fi dan jaringan seluler. Hasilnya konsisten: iPhone 17 Pro menang di hampir semua skenario.
Meskipun Nubia Red Magic 11 Pro memiliki modem 5G canggih dan bandwidth tinggi, iPhone 17 Pro tampaknya lebih pintar dalam mengelola aliran data, menghasilkan latensi lebih rendah dan throughput lebih stabil—terutama saat mengunduh file besar atau streaming konten 4K.
“iPhone menang banyak dari speed render CapCut, loading game, dan download file besar,” tegas David, menegaskan bahwa keunggulan Apple bukan hanya di chip, tapi juga di seluruh stack teknologinya.