TransJakarta Cares Gagal Lindungi Penyandang Disabilitas, Pramono Anung Janji Evaluasi Total dan Tegur Direksi

TransJakarta Cares Gagal Lindungi Penyandang Disabilitas, Pramono Anung Janji Evaluasi Total dan Tegur Direksi

Tunanetra-Instagram-

Beberapa langkah konkret yang sedang dipertimbangkan antara lain:

Pelatihan ulang wajib bagi seluruh petugas TransJakarta Cares dengan modul berbasis empati dan simulasi kondisi darurat.
Penerapan sistem pelaporan real-time oleh pengguna layanan.
Audit rutin terhadap kualitas layanan oleh pihak ketiga independen.
Suara dari Komunitas Disabilitas
Insiden ini juga memicu respons dari berbagai organisasi difabel di Jakarta. Ketua Forum Penyandang Disabilitas DKI Jakarta, Rina Wijaya, menyatakan bahwa kejadian ini adalah “cerminan dari masih lemahnya implementasi kebijakan inklusi”.



“Kami mengapresiasi permintaan maaf dan janji evaluasi. Tapi yang kami butuhkan bukan hanya kata-kata—melainkan perubahan nyata, konsisten, dan berkelanjutan,” katanya.

Baca juga: Pemerintah Buka Pintu Legalisasi Rokok Ilegal, Menkeu Siapkan Lapisan Tarif Baru pada 2026

Rina menambahkan bahwa banyak penyandang disabilitas masih enggan menggunakan transportasi umum karena trauma atau ketidakpercayaan terhadap sistem. Oleh karena itu, kasus ini harus menjadi momentum untuk memperbaiki bukan hanya layanan TransJakarta, tetapi seluruh ekosistem mobilitas perkotaan.


Menuju Jakarta yang Benar-Benar Inklusif
Peristiwa di Halte CSW seharusnya menjadi alarm keras bagi seluruh pemangku kepentingan: infrastruktur fisik saja tidak cukup tanpa kesiapan sumber daya manusia dan budaya pelayanan yang inklusif. Di tengah ambisi Jakarta menjadi smart city dan global hub, isu disabilitas tidak boleh lagi ditempatkan di pinggiran agenda pembangunan.

Ke depan, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi aktif komunitas difabel dalam perancangan kebijakan publik menjadi kunci utama. Masyarakat pun berhak menagih janji—bukan hanya agar insiden serupa tak terulang, tetapi agar setiap warga Jakarta, tanpa memandang kemampuan fisik, bisa bergerak bebas, aman, dan bermartabat.

 

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya