Avanza Kembali Jaya, Atto 1 Tergeser, dan Kejutan dari Vietnam! Inilah Mobil Terlaris Di Januari 2026

Avanza Kembali Jaya, Atto 1 Tergeser, dan Kejutan dari Vietnam! Inilah Mobil Terlaris Di Januari 2026

Mobil-Instagram-

Avanza Kembali Jaya, Atto 1 Tergeser, dan Kejutan dari Vietnam! Inilah Mobil Terlaris Di Januari 2026

Di penghujung tahun 2025, industri otomotif Indonesia menyaksikan dinamika persaingan yang semakin sengit. Bukan hanya pabrikan Jepang dan China yang saling sikut, tapi juga pendatang baru dari Vietnam yang berhasil mencuri perhatian konsumen Tanah Air. Dalam laporan penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) bulan Desember 2025, Toyota Avanza kembali menempati posisi puncak sebagai mobil terlaris, menggeser fenomena BYD Atto 1 yang sempat mendominasi pada November lalu. Namun, sorotan utama justru tertuju pada kehadiran VinFast—produsen mobil asal Vietnam—yang sukses menembus lima besar dengan model andalannya, Nerio Green.



Avanza Kembali ke Puncak, Bukti Ketangguhan di Pasar Loyal
Toyota Avanza, yang selama bertahun-tahun menjadi raja mobil keluarga di Indonesia, membuktikan bahwa popularitasnya masih sulit ditandingi. Pada Desember 2025, Avanza terjual sebanyak 4.931 unit, menjadikannya mobil terlaris bulan tersebut. Angka ini mungkin terlihat “biasa” dibandingkan dengan masa kejayaannya di era 2010-an, namun dalam konteks persaingan ketat saat ini—terutama melawan kendaraan listrik dan merek-merek baru—keberhasilan Avanza tetap patut diacungi jempol.

Secara akumulasi sepanjang tahun 2025, Avanza mencatat total penjualan sebanyak 40.148 unit, menegaskan posisinya sebagai pilihan utama keluarga Indonesia yang mengutamakan keandalan, biaya perawatan rendah, dan jaringan layanan purna jual yang tersebar luas.

BYD Atto 1: Fenomena Singkat yang Mengguncang Pasar
Jika Avanza adalah simbol konsistensi, maka BYD Atto 1 adalah representasi gejolak inovasi. Mobil listrik mini asal China ini sempat menjadi buah bibir di November 2025, ketika penjualannya melesat hingga 8.333 unit, melampaui nama-nama besar seperti Toyota Innova dan Daihatsu Gran Max. Harganya yang kompetitif—mulai dari Rp170 juta—menjadi daya tarik utama bagi konsumen urban yang mulai beralih ke kendaraan ramah lingkungan.


Namun, euforia itu tampaknya tak berlangsung lama. Pada Desember 2025, penjualan BYD Atto 1 turun drastis menjadi 4.853 unit, menempatkannya di posisi kedua. Penurunan ini memicu spekulasi di kalangan pengamat otomotif: apakah ini tanda bahwa antusiasme terhadap mobil listrik murah mulai mereda? Atau justru karena pasokan terbatas akibat lonjakan permintaan sebelumnya?

Meski demikian, keberhasilan Atto 1 membuka jalan bagi penetrasi lebih luas kendaraan listrik di segmen menengah-bawah—sebuah terobosan yang patut diapresiasi di tengah transisi energi global.

VinFast dari Vietnam: Pendatang Baru yang Langsung Mengguncang
Salah satu kejutan terbesar di Desember 2025 datang dari VinFast, produsen mobil asal Vietnam yang baru beberapa tahun memasuki pasar Indonesia. Model Nerio Green mereka terjual sebanyak 4.522 unit, mengalahkan Toyota Innova yang “hanya” mencatat 4.456 unit. Ini adalah pencapaian luar biasa bagi merek yang belum memiliki basis pelanggan kuat di Tanah Air.

Keberhasilan VinFast tak lepas dari strategi pemasaran agresif, desain modern, serta janji teknologi canggih yang disematkan pada kendaraan mereka. Meski belum sepenuhnya beralih ke listrik, VinFast telah menunjukkan komitmennya terhadap mobilitas berkelanjutan—dan konsumen Indonesia tampaknya mulai memberi respons positif.

Selain Nerio Green, VinFast juga menempatkan model VF5 di posisi kedelapan dengan penjualan 3.031 unit, membuktikan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar iseng-iseng masuk pasar, melainkan langkah serius untuk bersaing jangka panjang.

Penjualan Mobil Nasional Melonjak di Akhir Tahun
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales mobil di Desember 2025 mencapai 94.100 unit, naik signifikan 26,9% dibanding November 2025 yang hanya mencatat 74.131 unit. Sementara itu, penjualan ritel (dari dealer ke konsumen) juga meningkat sekitar 18,3%, menandakan bahwa permintaan riil dari masyarakat benar-benar menguat.

Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, menjelaskan bahwa lonjakan ini didorong oleh promosi akhir tahun yang sangat agresif. “Semua [penjualan] ngebut di Desember, mungkin promosi habis-habisan. Diskon besar,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (9/1/2025).

Strategi diskon besar-besaran memang menjadi senjata ampuh di musim liburan, ketika banyak keluarga merencanakan pembelian kendaraan baru sebagai hadiah akhir tahun atau persiapan mudik.

Performa Tahunan: Pertumbuhan Positif di Tengah Tantangan Global
Secara keseluruhan, industri otomotif Indonesia menunjukkan ketahanan yang solid di tahun 2025. Total penjualan wholesales sepanjang tahun mencapai 803.687 unit, naik 2,3% dibanding 2024. Sementara penjualan ritel mencatat angka 833.692 unit, meningkat 3,2%—menandakan bahwa kepercayaan konsumen terhadap ekonomi domestik masih terjaga.

Yang menarik, meski tekanan inflasi global dan ketidakpastian geopolitik masih menghantui, pasar mobil Indonesia justru semakin diversifikasi. Konsumen kini tak lagi hanya memilih berdasarkan merek, tapi juga mempertimbangkan faktor teknologi, efisiensi energi, dan nilai estetika.

Daftar 10 Mobil Terlaris Desember 2025
Berikut daftar lengkap mobil terlaris berdasarkan data penjualan wholesales Gaikindo:

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya