Bela Cornelia Sunny! Ratu Sofya Ngaku Diperbudak Keluarga: Aku Cuma Ingin Bahagia
Ratu-Instagram-
Bela Cornelia Sunny! Ratu Sofya Ngaku Diperbudak Keluarga: Aku Cuma Ingin Bahagia
Bongkar Pengorbanan Pahit: Rela Main Adegan Tak Pantas Demi Ratusan Juta, Tapi Tak Bisa Pegang Uang Sendiri
Di balik senyum manis dan sorot mata tajam yang sering menghiasi layar kaca, Ratu Sofya menyimpan luka yang tak pernah terlihat publik. Aktris muda asal Lhokseumawe ini baru saja membongkar sisi gelap perjalanan kariernya—sebuah pengakuan yang mengguncang dunia hiburan Tanah Air dan memicu simpati luas dari warganet.
Dalam unggahan video viral di akun gosip @rumpi_gosip pada Selasa (13/1/2026), Ratu Sofya dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca mengungkap keputusan sulit yang harus ia ambil demi menghidupi keluarga besarnya. Ia mengaku rela menerima peran dalam film yang mengandung adegan “tidak pantas” hanya karena bayaran besar yang ditawarkan—mencapai ratusan juta rupiah.
“Gue harus main film yang ada adegan nggak pantesnya demi keluarga gue bisa dapet duit ratusan juta,” ujarnya, menahan tangis.
Pengakuan itu bukan sekadar curahan hati biasa. Ini adalah jeritan seorang anak yang sejak usia muda dipaksa menjadi tulang punggung keluarga—tanpa ruang untuk menolak, tanpa waktu untuk ragu.
Tulang Punggung Keluarga di Usia Muda
Usia Ratu Sofya baru menginjak 21 tahun, namun beban yang ia pikul setara dengan kepala keluarga paruh baya. Ia tak hanya menanggung biaya hidup enam anggota keluarga inti, tetapi juga bertanggung jawab atas pendidikan adik-adiknya, pengobatan pamannya yang sakit kronis, serta biaya kuliah kerabat lainnya.
“Gue nyekolahin adek-adek gue, gue bayarin paman gue berobat, untuk obatnya dia tiap hari gue yang biayain. Gue ngebiayain emak gue, bokap gue sakit. Itu hasil gue kerja dari kecil,” ungkapnya dengan nada pilu yang menyayat hati.
Kisah ini menggambarkan realitas pahit yang jarang terlihat di balik kilau industri hiburan. Di saat rekan-rekannya menikmati masa muda dengan gaya hidup glamor, Ratu justru terjebak dalam siklus tekanan finansial dan ekspektasi keluarga yang tak berujung.
Uang Mengalir, Tangan Kosong
Ironi terbesar dalam kisah Ratu bukan hanya soal adegan yang merusak citra, tapi fakta bahwa seluruh penghasilannya—yang mencapai ratusan juta rupiah—tak pernah benar-benar menjadi miliknya. Semua kontrak kerja ditandatangani oleh orang tuanya, sehingga honor syuting langsung dialirkan ke rekening keluarga tanpa sempat menyentuh tangannya.
“Selama ini gue syuting, duit nggak ada di gue. Yang tanda tangan kontrak orang tua gue. Nggak ada tuh duit di gue selama ini sebelum gue keluar dari rumah,” katanya dengan nada kecewa yang sarat penyesalan.
Akibatnya, meski namanya bersinar di poster film dan layar televisi, Ratu terpaksa mencari cara lain untuk memenuhi kebutuhan pribadinya. Ia bahkan pernah menjadi tenaga pemasar produk secara sukarela—tanpa gaji tetap—hanya demi mendapatkan komisi kecil sebagai uang jajan.
“Sampai ada satu titik dulu waktu gue masih tinggal di rumah, harus bikin video affiliate tanpa dibayar sama brand supaya gue bisa dapat komisi, supaya itu untuk uang jajan gue,” tuturnya, mengungkap betapa rapuhnya posisi finansialnya meski disebut-sebut sebagai artis bergaji tinggi.
Konflik Keluarga Memuncak, Cinta Ditolak
Pengakuan Ratu ini muncul di tengah ketegangan hubungan yang semakin memburuk antara dirinya dan keluarganya. Konflik tersebut mencapai puncaknya ketika sang ibunda secara terbuka menolak hubungan asmara Ratu dengan aktor Cornelio Sunny.
Penolakan itu bukan hanya soal perbedaan latar belakang atau prinsip, melainkan bagian dari dinamika keluarga yang kompleks—di mana Ratu merasa dirinya lebih dianggap sebagai “mesin uang” daripada anak yang berhak menentukan jalan hidupnya sendiri.
Bagi banyak penggemar, pengakuan ini menjadi titik balik dalam memahami sosok Ratu Sofya: bukan sekadar aktris muda berbakat, tapi perempuan tangguh yang berjuang melawan tekanan sistemik, norma keluarga, dan ketidakadilan finansial sejak usia dini.