Investor Asing Serbu 10 Saham Unggulan di Awal 2026, IHSG Melesat ke Level 8.936!

Investor Asing Serbu 10 Saham Unggulan di Awal 2026, IHSG Melesat ke Level 8.936!

saham-pixabay-

IHSG Melesat, Aktivitas Perdagangan Membara
Aliran dana asing yang masif berdampak langsung pada performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sepanjang pekan pertama 2026, IHSG mencatatkan penguatan signifikan sebesar 2,16%, ditutup di level 8.936,754—naik dari posisi 8.748,132 pada akhir pekan sebelumnya. Kenaikan ini tidak hanya didorong oleh aksi beli asing, tetapi juga oleh sentimen positif dari dalam negeri, termasuk stabilitas makroekonomi dan kebijakan moneter yang konsisten dari Bank Indonesia.

Baca juga: Makin Gila HP Gaming Murah 2026! Inilah Empat Pilihan Terbaik untuk Main Game Populer Tanpa Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan!



Aktivitas perdagangan di BEI pun mengalami lonjakan luar biasa. Rata-rata volume transaksi harian naik 48,08% menjadi 61,78 miliar lembar saham. Nilai transaksi harian rata-rata melonjak 44,68% menjadi Rp31,45 triliun, sementara frekuensi transaksi harian meningkat 42,74% menjadi 3,98 juta kali. Angka-angka ini menunjukkan bahwa partisipasi investor ritel maupun institusional domestik juga turut meningkat, menciptakan likuiditas pasar yang sehat dan dinamis.

Kapitalisasi pasar BEI pun mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,79%, dari Rp16.014 triliun menjadi Rp16.301 triliun, menjadikan Indonesia sebagai salah satu destinasi investasi paling menarik di kawasan Asia Tenggara pada awal 2026.

Optimisme di Tengah Ketidakpastian Global
Meski ketegangan geopolitik antara AS dan Venezuela berpotensi mengganggu rantai pasok energi global, investor asing tampaknya melihat Indonesia sebagai “safe haven” berkat kebijakan ekonomi yang prudent, cadangan devisa yang kuat, serta reformasi struktural yang terus berjalan. Khususnya, sektor-sektor yang berkaitan dengan transisi energi—seperti nikel, tembaga, dan infrastruktur hijau—menjadi magnet utama arus modal asing.


Bagi investor domestik, momentum ini menjadi sinyal penting untuk memperhatikan fundamental jangka panjang dan tidak terpancing oleh fluktuasi jangka pendek. Dengan arus modal asing yang masih kuat dan aktivitas perdagangan yang membara, pasar saham Indonesia berpotensi melanjutkan tren penguatan sepanjang kuartal I 2026—asalkan stabilitas politik dan kebijakan ekonomi tetap terjaga.

 

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya