Harga Emas di Pegadaian 10 Januari 2026: Antam Absen Lagi, UBS dan Galeri 24 Jadi Andalan Konsumen

Harga Emas di Pegadaian 10 Januari 2026: Antam Absen Lagi, UBS dan Galeri 24 Jadi Andalan Konsumen

Emas Antam--

Harga Emas di Pegadaian 10 Januari 2026: Antam Absen Lagi, UBS dan Galeri 24 Jadi Andalan Konsumen
Di awal pekan kedua tahun 2026, masyarakat Indonesia yang hendak membeli atau menjual emas melalui PT Pegadaian (Persero) dikejutkan dengan ketidakhadiran daftar harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di laman resmi Sahabat Pegadaian. Padahal, emas Antam selama ini menjadi salah satu pilihan utama masyarakat karena kredibilitas dan likuiditasnya yang tinggi.

Pantauan pada Sabtu, 10 Januari 2026, menunjukkan bahwa seluruh varian emas Antam—mulai dari ukuran terkecil 0,5 gram hingga yang terbesar 1.000 gram—tidak tercantum dalam daftar harga harian Pegadaian. Ketiadaan informasi ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, pada periode 26 Mei hingga 1 Agustus 2025, emas Antam juga sempat “menghilang” dari sistem penjualan Pegadaian selama lebih dari dua bulan, memicu kekhawatiran di kalangan investor ritel dan nasabah setia.



Namun, meski emas Antam absen, Pegadaian tetap menyediakan alternatif investasi emas dari produsen lain yang tak kalah populer, yakni PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) dan Galeri 24. Kedua merek tersebut kini menjadi andalan sementara bagi masyarakat yang ingin bertransaksi emas di BUMN yang merupakan anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) ini.

Emas UBS Menguat, Harga Naik Tipis tapi Konsisten
Untuk emas batangan produksi UBS, Pegadaian mencatat kenaikan harga pada sebagian besar varian. Emas UBS ukuran 0,5 gram dibanderol sebesar Rp1.433.000, naik Rp8.000 dibandingkan harga pada Jumat, 9 Januari 2026. Sementara itu, untuk ukuran 1 gram, harga jual emas UBS mencapai Rp2.652.000, menguat Rp15.000 dalam sehari.

Kenaikan ini sejalan dengan tren global harga emas yang terus menunjukkan performa positif di awal tahun, didorong oleh ketidakpastian geopolitik global, ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral AS (The Fed), serta permintaan musiman dari pasar Asia menjelang perayaan Imlek dan hari raya keagamaan.


Galeri 24 Ikut Terkerek Naik, Selisih Harga Lebih Kompetitif
Tak ketinggalan, emas batangan dari Galeri 24 juga mengalami penyesuaian harga. Untuk ukuran 0,5 gram, Pegadaian mematok harga Rp1.362.000, meningkat Rp4.000–Rp5.000 dibandingkan hari sebelumnya. Sedangkan untuk ukuran 1 gram, harga jualnya berada di angka Rp2.596.000, naik Rp8.000 dari posisi Jumat kemarin.

Salah satu keunggulan emas Galeri 24 adalah selisih harga beli-jual (buyback spread) yang relatif lebih tipis dibandingkan beberapa merek lain, sehingga menjadi pilihan menarik bagi investor jangka pendek maupun masyarakat yang ingin menabung emas secara berkala melalui program seperti Tabungan Emas Pegadaian.

Mengapa Emas Antam Sering Absen di Pegadaian?
Ketiadaan emas Antam di platform Pegadaian kerap menimbulkan spekulasi di kalangan publik. Namun, menurut sumber internal yang dekat dengan manajemen Pegadaian, hal ini biasanya terkait dengan ketersediaan stok, distribusi logistik, atau kebijakan alokasi pasokan dari Antam sendiri. Dalam beberapa kasus, Antam memprioritaskan penyaluran emas ke mitra distribusi utama atau saluran digital miliknya sendiri, seperti Butik Emas Antam atau aplikasi LM Antam.

Meski begitu, pihak Pegadaian menegaskan bahwa transaksi emas tetap berjalan lancar melalui produk-produk alternatif. Nasabah juga tetap bisa melakukan pembelian, penjualan, atau cicilan emas melalui layanan digital Pegadaian, termasuk aplikasi Pegadaian Digital dan e-Emas.

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya