Kenaikan Tarif Museum Nasional ke Rp50.000 pada 2026: Investasi untuk Pengalaman Berkunjung yang Lebih Baik
Museum-Instagram-
“Kami tidak ingin bekerja dalam ruang hampa. Respons publik sangat penting untuk memastikan museum tetap relevan dan dicintai oleh masyarakat,” tegas Indira.
Menuju Museum Kelas Dunia yang Berkelanjutan
Langkah kenaikan tarif ini juga sejalan dengan visi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk menjadikan MNI sebagai museum kelas dunia yang berkelanjutan. Pendapatan tambahan dari tiket akan dialokasikan untuk perawatan koleksi, pelatihan pemandu museum, pengembangan program edukasi, serta peningkatan sistem keamanan dan konservasi.
Dengan total koleksi mencapai lebih dari 140.000 artefak—termasuk Arca Prajnaparamita yang legendaris—Museum Nasional Indonesia bukan hanya simbol warisan budaya nasional, tetapi juga jendela bagi dunia untuk memahami peradaban Nusantara.
Penutup: Investasi untuk Masa Depan Budaya
Kenaikan tarif Museum Nasional ke Rp50.000 bukanlah akhir dari aksesibilitas, melainkan awal dari transformasi menuju pengalaman museum yang lebih modern, edukatif, dan ramah pengunjung. Dengan komitmen kuat terhadap inklusivitas dan partisipasi publik, MNI berharap langkah ini justru akan memperkuat perannya sebagai garda terdepan pelestarian sejarah dan identitas bangsa Indonesia.
Bagi masyarakat yang ingin merasakan langsung perubahan ini, kunjungan awal tahun 2026 bisa menjadi momen tepat untuk melihat wajah baru Museum Nasional—tempat di mana masa lalu bertemu masa kini, demi masa depan yang lebih melek sejarah.