Profil Tampang Rizki Abdul Rahman Wahid Sosok yang Laporkan Pandji Pragiwaksono ke Polisi Usai Acara Mens Rea yang Singguh Prabowo-Gibran: Umur, Agama dan IG

Profil Tampang Rizki Abdul Rahman Wahid Sosok yang Laporkan Pandji Pragiwaksono ke Polisi Usai Acara Mens Rea yang Singguh Prabowo-Gibran: Umur, Agama dan IG

Rizki-Instagram-

Profil Tampang Rizki Abdul Rahman Wahid Sosok yang Laporkan Pandji Pragiwaksono ke Polisi Usai Acara Mens Rea yang Singguh Prabowo-Gibran: Umur, Agama dan IG

Dunia hiburan Tanah Air kembali diguncang kontroversi. Kali ini, komika senior Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh seorang pria bernama Rizki Abdul Rahman Wahid. Laporan tersebut terkait materi komedi yang disampaikan Pandji dalam pertunjukan stand-up comedy-nya berjudul “Mens Rea”, yang kini tayang eksklusif di platform streaming global Netflix.



Peristiwa pelaporan terjadi pada Rabu, 7 Januari 2026, dengan tuduhan dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. Namun, apa sebenarnya yang memicu reaksi keras dari Rizki hingga ia memilih menempuh jalur hukum?

Konten “Mens Rea” Tuai Polemik
Pertunjukan “Mens Rea” yang disiarkan Netflix sejak akhir Desember 2025 memang menuai beragam respons. Di satu sisi, banyak penonton memuji keberanian Pandji menyentil isu-isu sosial dan politik melalui medium komedi. Namun di sisi lain, sebagian kalangan menilai batas antara sindiran satir dan serangan personal telah dilampaui.

Menurut Rizki Abdul Rahman Wahid, materi yang disampaikan Pandji—terutama yang menyentuh polemik di lingkungan pemerintahan—tidak lagi berada dalam ranah humor, melainkan telah melampaui etika dan menimbulkan kegaduhan publik.


“Beliau merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa,” ujar Rizki saat ditemui awak media usai melapor.

Pernyataan itu mencerminkan kekhawatiran mendalam atas dampak jangka panjang dari narasi yang dibangun dalam pertunjukan tersebut. Bagi Rizki, komedi tidak boleh menjadi tameng untuk menyebarkan informasi yang berpotensi merugikan pihak tertentu tanpa dasar faktual yang kuat.

Laporan Bukan Hanya Urusan Pribadi
Yang menarik, Rizki menegaskan bahwa laporannya bukan murni inisiatif pribadi. Ia mengaku bertindak sebagai bagian dari Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan juga mewakili aliansi pemuda Muhammadiyah.

“Menimbulkan keresahan khususnya kami sebagai anak muda NU, pun teman saya sebagai aliansi muda Muhammadiyah,” katanya.

Langkah hukum ini, menurut Rizki, merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap narasi publik yang dinilai bisa mengganggu harmoni sosial dan menyulut polarisasi di tengah masyarakat yang sedang rentan terhadap disinformasi.

Namun demikian, ia menekankan bahwa laporan tersebut ditujukan secara personal kepada Pandji Pragiwaksono, bukan kepada Netflix, tim produksi, atau pihak ketiga lainnya.

Siapa Rizki Abdul Rahman Wahid?
Identitas pelapor ini pun mulai menjadi sorotan publik. Berdasarkan penelusuran, Rizki Abdul Rahman Wahid aktif di media sosial, khususnya Instagram, dengan akun @rizkiabdulrahmanwahid. Meski akun tersebut kini dalam status privat, profilnya menunjukkan bahwa ia memiliki lebih dari 1.000 pengikut dan menggunakan bio singkat: “Nothing impossible.”

Meski belum banyak informasi publik mengenai latar belakang profesional atau aktivisme sosialnya selain keterkaitannya dengan organisasi kepemudaan Islam, langkahnya kali ini menunjukkan kepeduliannya terhadap narasi publik yang sehat dan bertanggung jawab.

Beberapa netizen berspekulasi apakah Rizki memiliki hubungan langsung dengan pihak yang disinggung dalam materi Pandji, namun hingga kini hal tersebut belum dikonfirmasi.

Batas Tipis Antara Satire dan Fitnah
Kasus ini kembali memantik perdebatan hangat di ruang publik: Di mana batas antara kebebasan berekspresi dan pencemaran nama baik? Di era digital, ketika konten bisa menyebar viral dalam hitungan jam, pertanyaan ini menjadi semakin relevan.

Pandji Pragiwaksono dikenal sebagai salah satu pelopor stand-up comedy di Indonesia yang kerap mengangkat isu-isu politik dan sosial. Gaya komedinya yang blak-blakan dan penuh analisis membuatnya populer di kalangan intelektual muda. Namun, popularitas itu juga membawanya masuk ke wilayah abu-abu—di mana sindiran tajam bisa ditafsirkan sebagai serangan personal.

Sementara itu, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai status laporan tersebut. Namun, jika proses hukum berlanjut, kasus ini berpotensi menjadi preseden penting bagi para kreator konten di Indonesia dalam mengekspresikan kritik sosial melalui seni.

Respons Publik dan Tren Media Sosial
Sejak kabar pelaporan ini mencuat, tagar seperti #MensRea, #PandjiPragiwaksono, dan #KebebasanBerekspresi sempat menjadi trending di Twitter dan Instagram. Netizen terbelah: sebagian mendukung Rizki karena khawatir akan efek destruktif dari komedi politis, sementara yang lain membela Pandji sebagai suara kritis yang dibutuhkan demokrasi.

Baca juga: Aturan Baru DHE SDA Wajib Masuk Himbara Resmi Disahkan, Ini Dampaknya bagi Ekonomi dan Perbankan Nasional

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya