Khairun Nisya Tertipu Modus Rekrutmen Pramugari Palsu: Bayar Rp30 Juta, Malah Jadi Korban Penipuan yang Berujung pada Aksi Penyamaran
Nisya-Instagram-
Himbauan untuk Para Pencari Kerja
Pihak kepolisian dan otoritas penerbangan mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda yang sedang mencari pekerjaan, untuk selalu waspada terhadap tawaran yang terlalu mulus. “Jika ada yang menjanjikan kelulusan instan dengan imbalan uang, itu sudah menjadi red flag,” tegas Kompol Yandri.
Ia juga menyarankan agar para pencari kerja selalu memverifikasi informasi melalui situs resmi perusahaan, mengikuti kanal rekrutmen resmi, dan tidak mudah percaya pada individu yang mengaku memiliki “konek” di dalam perusahaan.
Pelajaran Berharga dari Kisah Nisya
Kisah Khairun Nisya menjadi cerminan nyata bagaimana tekanan sosial dan impian besar bisa membuat seseorang rentan terhadap tipu daya. Namun, di balik rasa malu dan keputusasaan, ada pelajaran penting tentang pentingnya literasi digital, kesabaran dalam proses karier, serta keberanian untuk mengakui kesalahan.
Kini, Nisya dikabarkan tengah menjalani pendampingan psikologis dan koordinasi dengan pihak berwajib untuk melacak pelaku penipuan. Sementara itu, kasus ini juga menjadi peringatan keras bagi masyarakat luas: dalam mengejar mimpi, jangan sampai terjebak dalam ilusi yang berujung pada kehancuran.