Profil Tampang Muslim Ayub Anggota DPR dari Partai Nasdem yang Usul Pemilu 10 Tahun Agar Bisa Balik Modal 20 M, Lengkap: Umur, Agama dan Akun IG
Ayub-Instagram-
Sayangnya, rincian aset—seperti tanah, bangunan, kendaraan, atau investasi—belum sepenuhnya dipublikasikan oleh KPK. Hingga kini, LHKPN baru merilis daftar lima besar anggota legislatif dengan harta terkecil, sementara data lengkap 10 nama terbawah masih tertutup dari akses publik.
Profil Singkat: Muslim Ayub, Politikus Aceh yang Dua Kali Menjabat di DPR
Muslim Ayub bukan nama baru di Senayan. Ia pertama kali terpilih sebagai anggota DPR RI pada periode 2014–2019, dan kembali terpilih untuk masa jabatan 2024–2029. Mewakili daerah pemilihan Aceh I yang mencakup sejumlah kabupaten seperti Aceh Selatan, Aceh Tenggara, dan Subulussalam, ia dikenal sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang vokal dalam isu-isu daerah.
Namun, pernyataannya kali ini justru mengundang pertanyaan besar: bagaimana seorang legislator dengan kekayaan di bawah Rp500 juta bisa mengklaim telah mengeluarkan dana kampanye hingga Rp20 miliar?
Beberapa spekulasi pun bermunculan. Ada yang menduga dana itu berasal dari donasi partai atau donatur pribadi, sementara yang lain khawatir ini adalah pintu masuk praktik politik uang dan transaksi gelap.
Perludem dan KPU Diminta Transparan soal Biaya Kampanye
Menanggapi viralnya pernyataan Muslim Ayub, Perludem kembali menekankan pentingnya reformasi pendanaan politik di Indonesia. Menurut mereka, biaya kampanye yang tidak terkendali justru menjadi akar korupsi dan oligarki politik.
“Kami mendesak KPU dan Bawaslu untuk memperketat pengawasan terhadap dana kampanye, termasuk sumber dan penggunaannya,” ujar perwakilan Perludem dalam siaran pers.
Sementara itu, KPU belum memberikan tanggapan resmi terkait usulan perubahan periode Pemilu menjadi 10 tahun. Namun, berdasarkan konstitusi, periode lima tahun untuk Pemilu Presiden, DPR, DPD, dan DPRD sudah diatur dalam UUD 1945, sehingga perubahan semacam itu memerlukan amandemen konstitusi—proses yang tidak mudah dan berisiko tinggi.