Skandal di Balik Layar Kitabisa: Viralnya Dugaan Kecurangan dan Eksploitasi Pasien oleh Jaringan Yayasan Fiktif
Kita bisa-Instagram-
PT Kitabisa Indonesia, yang mengelola infrastruktur teknologi dan platform digital.
Yayasan Kitabisa, yang bertanggung jawab atas operasional sosial dan penyaluran dana kepada penerima manfaat.
Platform ini selalu menekankan transparansi, akuntabilitas, dan kecepatan dalam penyaluran bantuan. Bahkan, setiap kampanye diwajibkan memberikan laporan penggunaan dana secara berkala kepada para donatur.
Namun, kasus terbaru ini menunjukkan celah besar dalam sistem verifikasi mitra yayasan. Pertanyaannya kini: Apakah Kitabisa benar-benar memverifikasi setiap yayasan yang menggunakan platformnya? Atau justru terlalu mudah bagi siapa pun untuk membuka kampanye tanpa proses due diligence yang ketat?
Tantangan Besar bagi Dunia Donasi Digital
Skandal ini bukan hanya ujian bagi Kitabisa, tetapi juga peringatan keras bagi seluruh ekosistem donasi digital di Indonesia. Dalam era di mana kepercayaan publik sangat mudah goyah, platform seperti Kitabisa harus memperkuat sistem pengawasan, verifikasi identitas, dan transparansi alur dana—bukan hanya setelah dana terkumpul, tetapi sejak proses pendaftaran mitra.
Beberapa langkah yang bisa diambil antara lain:
Verifikasi dua arah antara yayasan dan keluarga pasien.
Penandatanganan dokumen persetujuan resmi sebelum kampanye diluncurkan.
Audit berkala terhadap performa dan integritas mitra.
Fitur pelaporan cepat bagi masyarakat yang menemukan kejanggalan.