Setelah 35 Tahun Menemani Generasi, Doraemon Resmi Pamit dari Layar Kaca Nasional – Akhir Era di TV, Bukan Akhir Kehadiran

Setelah 35 Tahun Menemani Generasi, Doraemon Resmi Pamit dari Layar Kaca Nasional – Akhir Era di TV, Bukan Akhir Kehadiran

Doraemon-Instagram-

“Stasiun televisi tradisional kini beradaptasi dengan data penonton. Jika rating menurun karena penonton beralih ke streaming, wajar jika program lama digantikan dengan konten baru yang lebih sesuai tren,” ujarnya.

Namun, bagaimanapun, momen ini tetap menyisakan rasa haru. Bagi generasi X dan milenial, Doraemon adalah soundtrack masa kecil. Dan bagi Gen Z, ia adalah jembatan ke masa lalu yang penuh kepolosan dan harapan.



Penutup: Satu Bab Usai, Banyak Kenangan Abadi
Perpisahan dengan Doraemon di televisi nasional bukan berarti akhir dari kisahnya, melainkan transisi ke era baru—di mana nostalgia tidak lagi ditonton, tapi dipilih secara sadar melalui klik dan scroll.

Bagi Icen, warga Tulungagung yang tumbuh di era 1980-an dan kini berusia 41 tahun, kepergian Doraemon dari RCTI seperti kehilangan teman lama.

“Dulu aku nonton sambil makan roti tawar sama selai stroberi. Sekarang anakku nonton di HP. Beda cara, tapi sama-sama ketawa,” katanya lewat pesan suara.


Begitulah—Doraemon mungkin tidak lagi menghiasi jadwal pagi Minggu di TV. Tapi di hati jutaan penonton Indonesia, kantong ajaibnya tetap terbuka, penuh kenangan yang tak pernah usang oleh waktu.

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya