China Kokoh Jadi Pengimpor Terbesar ke Indonesia, Impor Kendaraan Melonjak hingga 48%: Ini Rincian Lengkapnya

China Kokoh Jadi Pengimpor Terbesar ke Indonesia, Impor Kendaraan Melonjak hingga 48%: Ini Rincian Lengkapnya

china-pixabay-

AS juga mengekspor biji dan buah berminyak (seperti kedelai dan kacang-kacangan) senilai US$0,92 miliar (10,33%), serta mesin elektrik senilai US$0,88 miliar (9,84%).

Baca juga: Selisih Umur Billy Billy Leonardo dan Kristina Nathania Berapa? Berikut Biodata Jebolan MCI Season 9 yang Resmi Lamaran di Melbourne



Apa Artinya bagi Ekonomi Indonesia?
Dominasi Tiongkok dalam impor non-migas menunjukkan ketergantungan struktural Indonesia terhadap pasokan teknologi dan manufaktur dari negeri tirai bambu. Di satu sisi, ini mempercepat transformasi industri dan akses terhadap teknologi terjangkau. Namun, di sisi lain, tingginya ketergantungan impor juga membuka risiko kerentanan terhadap fluktuasi geopolitik dan kebijakan perdagangan global.

Lonjakan impor kendaraan listrik dari Tiongkok juga menjadi cerminan dorongan transisi energi yang semakin kuat di Indonesia. Pemerintah melalui berbagai regulasi—seperti insentif pajak dan pengembangan infrastruktur pengisian daya—telah membuka jalan bagi penetrasi pasar EV asal Tiongkok.

Menuju Kemandirian atau Ketergantungan?
Para ekonom memperingatkan bahwa kebijakan perdagangan harus seimbang. Meski impor dari Tiongkok memberikan manfaat jangka pendek, Indonesia perlu memperkuat industri dalam negeri, terutama di sektor otomotif dan teknologi, agar tidak terjebak dalam siklus impor jangka panjang.


“Kita perlu memanfaatkan arus impor sebagai katalis untuk industrialisasi, bukan sebagai substitusi permanen,” kata ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira, dalam tanggapannya terhadap data BPS.

 

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya