Mengenal Braille: Sistem Tulisan Ajaib untuk Tunanetra yang Dirayakan Setiap 4 Januari

Mengenal Braille: Sistem Tulisan Ajaib untuk Tunanetra yang Dirayakan Setiap 4 Januari

brille-pixabay-

Braille di Indonesia: Progres dan Tantangan
Di Indonesia, penggunaan Braille telah berkembang pesat berkat upaya lembaga seperti Yayasan Mitra Netra, SLB (Sekolah Luar Biasa) tunanetra, dan dukungan Kemdikbudristek. Buku pelajaran Braille tersedia, dan beberapa ruang publik mulai menyediakan signage ber-Braille. Namun, tantangan masih besar—ketersediaan tenaga pendidik Braille yang terlatih masih terbatas, dan akses digital belum sepenuhnya inklusif.

Peringatan Hari Braille Sedunia juga menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat komitmennya terhadap Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, yang menjamin hak atas aksesibilitas informasi dan komunikasi.



Penutup: Braille, Jejak Sentuhan yang Mengubah Dunia
Louis Braille mungkin tidak pernah membayangkan bahwa sistem sederhana yang ia ciptakan di usia remaja akan menjadi fondasi literasi bagi jutaan orang tunanetra di seluruh dunia. Hari ini, setiap titik Braille bukan hanya simbol huruf—tapi juga simbol harapan, kemerdekaan intelektual, dan martabat manusia.

Baca juga: Kronologi Lengkap Kecelakaan Aqia Nurfadla di Stasiun Gambir: Ditabrak Mobil, Harus Istirahat Total 4 Minggu

Di tengah arus digitalisasi yang kian deras, jangan biarkan siapa pun tertinggal. Mari jadikan Braille bukan sekadar sistem baca, tapi juga cerminan komitmen kita terhadap dunia yang lebih adil, setara, dan inklusif—untuk semua.


Selamat Hari Braille Sedunia!
“Dengan Braille, kegelapan tak lagi menjadi penghalang untuk membaca, belajar, dan bermimpi.”

 

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya