D Academy 7 Menuju Puncak: Grand Final 2 dan Konser Kemenangan Siap Memikat Penonton, Ini Jadwal Lengkap dan Profil Finalisnya!
D Academy 7 Menuju Puncak: Grand Final 2 dan Konser Kemenangan Siap Memikat Penonton, Ini Jadwal Lengkap dan Profil Finalisnya!
Ajang pencarian bakat dangdut paling dinantikan di Indonesia, D Academy 7, kini memasuki babak penentuan. Setelah penampilan spektakuler di Grand Final malam pertama, para penggemar harus sedikit bersabar. Pasalnya, Indosiar—sebagai stasiun televisi pemegang hak siar—akan memberikan jeda penayangan selama beberapa hari demi menayangkan agenda olahraga nasional yang tak kalah penting.
Berdasarkan informasi terbaru, Grand Final 2 D Academy 7 dijadwalkan tayang pada Rabu, 24 Desember 2025, pukul 20.00 WIB. Sementara itu, Grand Final 3—yang juga dikenal sebagai Konser Kemenangan—akan digelar pada Jumat, 26 Desember 2025, di waktu yang sama. Jeda empat hari antara Grand Final 1 dan Grand Final 2 ini disebabkan oleh penayangan eksklusif BRI Super League 2025–2026, kompetisi sepak bola tertinggi di Tanah Air. Sedangkan jeda tiga hari antara Grand Final 2 dan Konser Kemenangan dikarenakan penayangan Pekan 13 Liga 1 Indonesia musim 2022–2023 sebagai bagian dari strategi siaran Indosiar.
Dua Bintang Muda Siap Berebut Takhta Dangdut Indonesia
Hanya tersisa dua nama yang akan bersaing memperebutkan gelar juara D Academy 7: Tasya dari Tangerang Selatan dan Valen dari Pamekasan, Jawa Timur. Keduanya bukan sembarang finalis. Mereka adalah wajah-wajah baru yang membawa semangat generasi muda, penuh talenta, dan memiliki kisah hidup yang menginspirasi.
Tasya: Gadis 15 Tahun dengan Jiwa Panggung yang Luar Biasa
Anastasya Febrianty Susilo Allesia, atau yang akrab disapa Tasya, baru berusia 15 tahun—namun jangan remehkan kemampuannya. Sejak audisi awal, gadis asal Tangerang Selatan ini langsung mencuri perhatian juri dan penonton berkat penampilannya yang penuh energi, teknik vokal yang matang untuk usianya, serta kemampuan unik dalam akting pantomim.
Tasya mulai jatuh cinta pada musik dangdut sejak duduk di bangku Sekolah Dasar, tetapi baru benar-benar menekuninya saat masuk SMP—didorong oleh kecintaan kedua orang tuanya terhadap genre musik legendaris ini. Ia mampu menyanyikan berbagai genre, namun sentuhan dangdut koplo dan modern menjadi andalannya.
Salah satu penampilan paling ikonik Tasya di D Academy 7 adalah saat ia membawakan lagu "Maling" milik Nita Thalia dan "Jera" dari Riza Umami. Bukan hanya suara merdunya yang memukau, tetapi juga ekspresi panggung dan aksi pantomimnya yang kocak namun artistik berhasil membuat juri terkesan.
Di luar panggung, Tasya juga aktif di media sosial dengan lebih dari 34 ribu pengikut di Instagram. Ia kerap membagikan video cover lagu, aktivitas cosplay, dan rekaman saat mengikuti berbagai lomba seni di sekolah maupun komunitas. Dukungan dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan pun mengalir deras, menganggap Tasya sebagai duta seni muda yang patut dibanggakan.
Valen: Calon “Raja Dangdut Muda” dengan Suara Mirip Rhoma Irama
Di sisi lain, ada Achmad Valen Akbar, pemuda 18 tahun asal Pamekasan, Jawa Timur, yang sudah dikenal sebagai ‘suara emas’ sejak remaja. Valen bahkan disebut-sebut memiliki kemiripan vokal dengan Rhoma Irama, sang Raja Dangdut. Ia pernah tergabung dalam Trio AVE bersama Afan dan Eby—dua nama yang juga pernah bersinar di D Academy.
Pengalaman Valen di panggung D Academy bukanlah yang pertama. Ia sebelumnya tampil di D Academy musim kelima saat usianya baru 15 tahun dan berhasil menembus Top 18, sebelum akhirnya tersenggol. Namun, semangatnya tak pernah padam. Ia kembali dengan tekad lebih kuat dan kematangan vokal yang jauh lebih matang di D Academy 7.
Kisah hidup Valen juga sangat menyentuh. Ayahnya yang bekerja keras mengumpulkan uang demi membelikan keyboard pertamanya menjadi sumber motivasi utama. Valen mempelajari alat musik itu secara otodidak, menunjukkan tekad dan dedikasi luar biasa terhadap musik dangdut.
Penampilan awalnya di D Academy 7 langsung membuat juri terpana. Ia tak hanya menyanyi, tapi juga menciptakan suasana panggung yang khas—penuh emosi, kharisma, dan nuansa tradisional yang tak lekang oleh zaman.
Update Terbaru
Lee Sang-min Akhirnya Lunasi Utang, Ungkap Pendapatan Rp16 Miliar
Minggu / 05-07-2026, 09:53 WIB
Singapura Bangun Pusat Wellness Tourism Seluas 9 Lapangan Sepak Bola
Minggu / 05-07-2026, 09:47 WIB
Maroko Buktikan Diri Bukan Tim Keberuntungan di Piala Dunia
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Trump Telepon Putin dan Zelensky Bahas Perang Ukraina Jelang KTT NATO
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Gerai Samsat PRJ 2026 Permudah Bayar Pajak, Bebas Denda dan Ada Suvenir
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Mbappe Lebih Subur dari Brasil, Inggris, Portugal, dan Spanyol di Fase Gugur Piala Dunia
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Buruh Pabrik AC di China Lembur Gegara Eropa Dilanda Gelombang Panas
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Vozinha di Instagram: Dari 50 Ribu ke 24 Juta Pengikut Berkat Piala Dunia
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir 3.000 Orang
Minggu / 05-07-2026, 09:42 WIB
Cara Mendapatkan 3 Fitur Unggulan MacBook Pro 2026
Minggu / 05-07-2026, 09:35 WIB
Chicago Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan AS di Tengah Cuaca Panas Ekstrem
Minggu / 05-07-2026, 09:33 WIB
Warga Texas Protes Saudi Aramco soal Polusi di Tengah Sponsor Piala Dunia
Minggu / 05-07-2026, 09:33 WIB
LeBron James Tinggalkan Lakers, Banyak Tim Buru Pemain Bebas
Minggu / 05-07-2026, 09:32 WIB
TNT Sports dan DAZN Luncurkan Seri Tinju Bulanan, Abdullah Mason Jadi Bintang Utama
Minggu / 05-07-2026, 09:30 WIB







