Sasuke sudah memiliki kemampuan ruang-waktu, cadangan chakra yang besar, dan pengalaman bertarung melawan lawan seperti dewa.

5. Konstruksi Senjata Nen Meruem (Hunter x Hunter)

Meruem berada di puncak hierarki kekuatan Hunter x Hunter karena kecerdasannya yang luar biasa dan kekuatan fisiknya.

Setiap pertempuran menunjukkan kemampuannya untuk menganalisis lawan hampir seketika, memahami kemampuan kompleks dalam waktu singkat, dan beradaptasi lebih cepat dari siapa pun.

Nen sudah menjadi salah satu sistem kekuatan paling fleksibel di anime karena setiap kemampuan beroperasi di bawah kondisi yang ditentukan dengan cermat.

Pengguna terampil sering mengalahkan musuh yang lebih kuat melalui kreativitas, bukan kekuatan yang luar biasa.

Senjata yang dibentuk melalui Nen Meruem kemungkinan akan mewarisi kemampuan adaptasi yang sama.

Alih-alih tetap statis sepanjang pertempuran, ia bisa berevolusi sebagai respons terhadap kemampuan lawan, secara bertahap menemukan kelemahan dan menyesuaikan strategi ofensifnya.

6. Divine Axe Rhitta Escanor yang Ditenagai Sunshine (The Seven Deadly Sins)

Divine Axe Rhitta milik Escanor sudah merupakan harta suci yang luar biasa, tetapi potensi sejatinya hanya terungkap saat dikombinasikan dengan Sunshine.

Rhitta menjadi lebih kuat saat matahari terbit, menyimpan energi matahari dalam jumlah besar sebelum melepaskannya dalam serangan dahsyat.

Pada siang hari, saat Escanor mencapai puncaknya, senjata ini menjadi salah satu artefak ilahi paling destruktif di The Seven Deadly Sins.

Rhitta melengkapi kekuatan fisik Escanor yang luar biasa dengan memperkuat setiap ayunan dengan energi matahari terkonsentrasi.

Teknik seperti Cruel Sun dan serangan berbasis panas lainnya menunjukkan bahwa senjata ini mampu menghasilkan suhu dan kekuatan destruktif jauh melampaui apa yang bisa dicapai senjata biasa.