Para pengamat sepak bola Belanda melontarkan kritik tajam terhadap wasit asal Uzbekistan, Il'giz Tantashev, saat pertandingan Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Paraguay.

Dalam siaran langsung NOS pada 4 Juli 2026, para analis menilai wasit gagal menghukum taktik agresif dan pembuangan waktu yang dilakukan Paraguay.

>>> Menperin Agus Gumiwang Respons Cepat Insiden di PT Raw Botanical Nusantara

Akibatnya, tim favorit turnamen Prancis tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran selama babak pertama.

Kritik Danny Blind dan Arnold Bruggink

Mantan pemain timnas Belanda Danny Blind mengungkapkan kekesalannya atas kurangnya persiapan wasit terhadap gaya bermain Paraguay.

"Ada banyak momen di mana mereka membuang waktu tetapi tidak ada kartu kuning. Jika wasit tidak turun tangan, mereka akan terus melakukannya," ujar Blind.

Ia menambahkan bahwa ketiadaan sanksi membuat tim Amerika Selatan itu leluasa menerapkan taktik disruptif sepanjang babak pertama.

Rekan analis Arnold Bruggink setuju dan menyebut wasit secara langsung membantu sepak bola negatif.

"Saya benci bahwa Anda membantu anti-sepak bola. Itu dihargai.

>>> Tiga Kunci Inggris Kalahkan Meksiko di Piala Dunia

Mengerikan. Satu-satunya pemain di lapangan dengan kartu kuning adalah Bradley Barcola.

Saya tidak mengerti.

Jika sebagai wasit Anda tidak paham bahwa Anda harus melindungi tim yang menyerang dalam situasi ini, saya tidak bisa memahaminya," kata Bruggink.

Ia menyoroti ironi bahwa penyerang Prancis Bradley Barcola justru menerima satu-satunya kartu kuning di babak pertama, padahal Prancis adalah tim yang menyerang.

Insiden Mbappé dan Galarza

Mantan gelandang Ibrahim Afellay menyoroti insiden di luar bola antara Kylian Mbappé dan bek Paraguay Matías Galarza Fonda.

"Sepertinya seseorang harus memukulnya hingga masuk rumah sakit sebelum kartu diberikan. Jelas itu gerakan memukul tetapi dia tidak mendapat kartu kuning," ujar Afellay.

>>> Menperin Agus Akselerasi Pemulihan IKM Pascabencana Aceh-Sumatera

Menurut Afellay, wasit sama sekali mengabaikan gerakan memukul yang dilakukan pemain Paraguay terhadap Mbappé saat bola jauh dari permainan.