Thomas Tuchel Minta Timnas Inggris Tenang Hadapi Intimidasi Meksiko
Thomas Tuchel meminta skuad Timnas Inggris menjaga ketenangan mental menghadapi tekanan nonteknis dari Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Pelatih asal Jerman itu menegaskan bahwa kebisingan di luar lapangan tidak boleh mengganggu konsentrasi tim.
>>> Singapura Bangun Pusat Wellness Tourism Seluas 9 Lapangan Sepak Bola
"Seperti yang sering terjadi, ada begitu banyak kebisingan. Ketika Anda berada di dalam gelembung, suasananya cukup tenang, cukup fokus," ujar Tuchel dikutip dari ESPN.
Ia menambahkan bahwa semakin besar panggung, semakin besar kebisingan, namun persiapan justru semakin tenang.
Tuchel juga menepis isu perubahan jadwal kick-off yang sempat dikabarkan. Menurutnya, para pemain bahkan tidak menyadari kemungkinan perubahan tersebut.
"Kita tidak bisa memengaruhinya. 3,5 jam kemudian, Anda mendarat di Meksiko dan waktu kick-off tetap sama.
Menjadi tidak layak jika kita kehilangan akal," tegasnya.
Adaptasi di Dataran Tinggi Mexico City
Selain tekanan mental, Inggris juga harus beradaptasi dengan kondisi dataran tinggi Mexico City yang tipis oksigen.
>>> Maroko Buktikan Diri Bukan Tim Keberuntungan di Piala Dunia
FA telah menerbangkan tim lebih awal untuk menjinakkan efek hipoksia. Sesi latihan di kompleks Pumas UNAM langsung menguji ketahanan fisik pemain.
Tuchel mengaku merasakan sakit kepala dan gangguan tidur akibat ketinggian. Namun, ia yakin para pemain bisa menyesuaikan diri.
"Saya rasa para pemain merasakannya di menit-menit pertama sesi latihan dan semakin lama berjalan, mereka bisa mengatasinya dengan lebih baik," ujarnya.
Ia memprediksi 15-20 menit pertama pertandingan akan menjadi yang tersulit karena Meksiko biasanya memulai dengan sangat agresif di kandang.
Selain itu, ancaman teror kembang api dari pendukung tuan rumah di sekitar hotel juga telah diantisipasi dengan pengamanan ketat.
>>> Trump Telepon Putin dan Zelensky Bahas Perang Ukraina Jelang KTT NATO
Tuchel menutup dengan optimisme: "Kita memiliki semangat, komitmen, kemauan murni, dan perekat di antara tim untuk mengatasi hal-hal ini."
Update Terbaru
Yono Sudah 8 Tahun Dampingi Ustaz Adi Hidayat, Unggahan soal Komisaris Jadi Sorotan
Minggu / 05-07-2026, 11:25 WIB
Menyimpan Dendam: Kisah Pemboikotan Toko Roti karena Dipermalukan
Minggu / 05-07-2026, 11:24 WIB
Transaksi QRIS Tumbuh 111,94 Persen pada Triwulan I-2026
Minggu / 05-07-2026, 11:23 WIB
Mentan Amran Bangga Petani Muda Merauke Kuasai Drone, Produktivitas Padi Melonjak
Minggu / 05-07-2026, 11:23 WIB
INDYCAR Drivers Root for Home Countries in World Cup
Minggu / 05-07-2026, 11:23 WIB
Nasib Pemain Cape Verde Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 11:23 WIB
Persib Bandung Resmi Datangkan Ragnar Oratmangoen dan Empat Pemain Anyar Lainnya
Minggu / 05-07-2026, 11:23 WIB
Prancis Tantang Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 11:23 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 6 - 12 Juli 2026
Minggu / 05-07-2026, 11:10 WIB
Harga Emas Pegadaian 5 Juli 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap Galeri 24, Antam, dan UBS
Minggu / 05-07-2026, 11:08 WIB
Hasil Piala Dunia 2026: Mbappe Cetak Gol, Prancis Singkirkan Paraguay dan Melaju ke Perempat Final
Minggu / 05-07-2026, 11:06 WIB
Jaksa Agung Ziarah ke Makam Orang Tua di Majalengka
Minggu / 05-07-2026, 10:52 WIB
Mexico City Bikin Inggris Keder: Tuchel Pusing dan Susah Tidur
Minggu / 05-07-2026, 10:52 WIB
Benarkah Main HP Sambil Dicas Bisa Bikin Ponsel Cepat Rusak?
Minggu / 05-07-2026, 10:52 WIB







