Kiper Cape Verde, Vozinha, menunjukkan jiwa kepemimpinan luar biasa usai timnya kalah 2-3 dari Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Sabtu (4/7).

Dalam video yang viral di media sosial, Vozinha melarang rekan setimnya, Dailon Livramento, menangis berlebihan setelah laga berakhir.

>>> Sertijab Kakorlantas, Irjen Agus Titip Pesan ke Irjen Wibowo

Livramento terlihat ambruk di rumput dan menutup wajahnya. Vozinha segera menghampiri, menggoyangkan tangan, dan memintanya untuk tidak larut dalam kesedihan.

Penjaga gawang berusia 40 tahun itu kemudian menarik kedua tangan Livramento untuk bangkit, lalu membisikkan kata-kata semangat sambil berjalan bersamanya.

Tindakan Vozinha menuai pujian warganet. Akun Instagram 443 menyebutnya sebagai 'mentalitas kepemimpinan'.

>>> Hasil Uji Coba: Cetak Gol Telat, Malaysia U-17 Tahan Imbang Indonesia

Cape Verde, tim debutan yang tak banyak dikenal, tampil heroik sepanjang turnamen. Mereka tak terkalahkan di fase grup bersama Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi.

Melawan Argentina, juara bertahan, Cape Verde mampu menahan imbang 1-1 di waktu normal. Gol Lionel Messi (29') dibalas Deroy Duarte (59'), memaksa perpanjangan waktu.

Di babak extra time, Argentina kembali unggul lewat Lisandro Martinez (93'), namun Cape Verde menyamakan skor melalui Lopes Cabral (103').

>>> Museum Nintendo Tembus 800.000 Pengunjung Sejak Dibuka

Sayang, gol bunuh diri Diney pada menit ke-111 memastikan kemenangan Argentina 3-2. Meski kalah, perjuangan Cape Verde menuai decak kagum.