Upaya pencarian terhadap Nadira Az Zahra, mahasiswi Telkom University yang dilaporkan hilang sejak akhir Juni 2026, masih terus berlangsung. Hingga Sabtu (4/7/2026), pihak keluarga menegaskan belum ada kepastian mengenai keberadaan Nadira dan meminta masyarakat tidak mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Paman Nadira, Budi Purwana, mengatakan keluarga masih mengumpulkan berbagai petunjuk sambil berkoordinasi dengan kepolisian. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar kampus serta mengupayakan pelacakan melalui penyedia layanan telekomunikasi.

Keluarga Tegaskan Isu Nadira Ditemukan Tidak Benar

Budi meluruskan kabar yang sempat beredar bahwa Nadira telah ditemukan di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Menurutnya, informasi tersebut bermula dari laporan seorang pendengar radio yang mengaku mengetahui keberadaan Nadira melalui penerawangan.

Pesan itu kemudian dibacakan dalam siaran dan sempat dipahami sebagai informasi faktual. Setelah ditelusuri lebih lanjut, keluarga mengetahui bahwa keterangan tersebut bukan berdasarkan hasil penemuan langsung.

"Padahal itu ternyata hanya informasi penerawangan (pendengar radio) saja," kata Budi.

Keluarga sempat meneruskan informasi tersebut kepada aparat sebagai petunjuk yang perlu dicek. Namun setelah berkomunikasi kembali dengan pelapor, diketahui bahwa informasi itu hanya berasal dari dugaan berdasarkan penerawangan.

"Kemudian pas ditemukan pendengarnya, enggak maksudnya bukan begitu, maksud info dia menurut penerawangan, jadi semacam paranormal lah," ujarnya.

Meski demikian, keluarga tetap mendatangi Majalaya untuk memastikan informasi tersebut. Hasil penelusuran tidak menemukan keberadaan Nadira.

"Saya sudah menelusuri sampai ke Majalaya, enggak ada apa-apa di sana," katanya.

>>> KPK Temukan 55 Kg Platinum di Mobil Bupati Langkat

Rekaman CCTV dan Jejak Komunikasi Jadi Fokus Pencarian

Budi menjelaskan, Nadira terakhir diketahui meninggalkan rumah pada Selasa (30/6/2026) dengan menggunakan ojek online menuju kampus Telkom University. Setelah itu, komunikasi dengan keluarga terputus.