Bakso Aci Garut Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda, Putar Uang Rp2 Miliar per Akhir Pekan
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut mengusulkan bakso aci sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).
Langkah ini diambil untuk memperkuat identitas kuliner khas Garut dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
>>> 7 Bromance Terbaik di Drama Korea yang Berhasil Curi Perhatian
Kepala Disparbud Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, menyatakan bahwa bakso aci memiliki sejarah panjang yang berkembang sejak sekitar tahun 1930.
"Kita sedang mengupayakan bahwa bakso aci ini masuk ke dalam Warisan Budaya Tak Benda karena kalau melihat dari sejarah dari tahun 1930 bakso aci ini sudah berkembang di Kabupaten Garut," ujarnya di Garut, Jumat.
Menurut Beni, bakso aci lahir dari kreativitas masyarakat Garut saat menghadapi tingginya harga beras. Warga memanfaatkan tepung tapioka sebagai bahan utama untuk membuat bakso aci.
"Bakso aci itu lahir dari keprihatinan tadinya, karena mahal beras dan sebagainya, sehingga dengan kreativitas ibu-ibu di Kabupaten Garut mengubah tepung tapioka menjadi bakso aci dan diolah sedemikian rupa," jelasnya.
Seiring waktu, bakso aci terus berinovasi dengan penambahan daging dan bahan pelengkap lainnya. Hal ini memberikan cita rasa khas sekaligus meningkatkan nilai gizinya.
Kuliner ini mulai berkembang pesat pada era 1980-an dan kini menjadi ikon wisata kuliner Garut.
Disparbud Garut terus mendukung pengembangan industri kreatif, termasuk sektor kuliner yang menjadi ciri khas daerah. Selain nilai budaya, bakso aci juga memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian.
Berdasarkan data BPS, terdapat sekitar 1.020 pelaku usaha bakso aci di Kabupaten Garut.
Industri bakso aci menyerap banyak tenaga kerja dan menggerakkan sektor usaha lain, seperti perdagangan cabai, bawang, dan bahan baku pendukung.
Data BPS menunjukkan perputaran uang dari perdagangan bakso aci setiap akhir pekan mencapai Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar.
"Jadi, Jumat, Sabtu, Minggu itu masa-masa jajan bakso aci tersebar di Kabupaten Garut hampir Rp2 miliar lebih putaran uang yang berputar di Kabupaten Garut," kata Beni.
Update Terbaru
Amran Tegaskan Lahan Cetak Sawah Papua Tetap Milik Rakyat
Sabtu / 04-07-2026, 14:15 WIB
Dokter di JxB Ungkap Ciri Kulit Sehat, Bukan Sekadar Glowing
Sabtu / 04-07-2026, 14:14 WIB
Jadwal Siaran Langsung Kanada vs Maroko di 16 Besar Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 14:14 WIB
Ali Khamenei Akan Dimakamkan di Kompleks Situs Warisan UNESCO
Sabtu / 04-07-2026, 14:14 WIB
Rekomendasi Booth Skincare hingga Parfum Pria di Jakarta X Beauty 2026
Sabtu / 04-07-2026, 14:14 WIB
The Elusive Samurai Season 2 Tayang 17 Juli 2026, Diumumkan di Anime Expo
Sabtu / 04-07-2026, 14:14 WIB
Argentina Menang Dramatis 3-2 atas Cape Verde, Tiket 16 Besar Diraih Lewat Extra Time
Sabtu / 04-07-2026, 14:14 WIB
Heir to a Monstermancer Resmi Diumumkan Jadi Anime dengan Teaser Visual Pertama
Sabtu / 04-07-2026, 14:14 WIB
Film The Apothecary Diaries Rilis 11 Desember 2026, Trailer dan Cerita Orisinal Diungkap
Sabtu / 04-07-2026, 14:13 WIB
Xiaomi Perkuat Ekosistem Redmi di Indonesia dengan Tablet hingga Smartwatch Baru
Sabtu / 04-07-2026, 14:13 WIB
Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race Team Garmin Raih 19 Podium
Sabtu / 04-07-2026, 14:12 WIB
Messi Akui Argentina Sempat Kehilangan Kendali Saat Singkirkan Cape Verde di Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 14:11 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 5 - 12 Juli 2026
Sabtu / 04-07-2026, 14:10 WIB






