Direktur Clair Obscur: Expedition 33 Bela Ketidaksempurnaan Game
Clair Obscur: Expedition 33 menuai pujian luas sejak dirilis. Namun menurut creative director Guillaume Broche, ketidaksempurnaan dalam game itu bukanlah kecelakaan.
Dalam wawancara dengan Konbini’s Jeux Vidéo Club, Broche menjelaskan bahwa mengejar kesempurnaan sering menghilangkan kepribadian yang membuat game berkesan.
>>> Calon Presiden Prancis Desak Aturan Baru Kepemilikan Digital Setelah Sony Hentikan Disk Fisik
Ia memberikan wawasan baru di balik keputusan kreatif Sandfall Interactive. Tim memilih untuk mempertahankan ide yang mungkin membuat frustrasi demi identitas game.
Mengapa Sandfall Interactive Tidak Mengejar Kesempurnaan
Broche mengatakan banyak game favoritnya jauh dari sempurna namun tetap tak terlupakan karena karakter khasnya. Ia merujuk pada game lama dengan keanehan yang justru diingat pemain.
“Saya pikir game-game itu sangat menggemaskan. Anda melihat kekurangannya dan berpikir, ‘Ya, ini payah, tapi saya tidak peduli.
Itu bagian dari karakter,’” ujarnya.
“Anda tidak mencari game yang sempurna. Game yang sempurna itu membosankan.”
Broche menambahkan bahwa game yang terus berusaha menghilangkan ketidaksempurnaan sering kehilangan individualitas.
Ia bahkan membandingkan desain game dengan kepribadian manusia. “Orang yang berusaha sempurna itu membosankan karena tidak punya kepribadian.
>>> Northgard Battlegrounds Buka Beta Terbuka di Steam Mulai 9 Juli
Sedangkan yang menerima sisi anehnya justru menarik.”
Keputusan Gameplay Berisiko yang Dibuat Sengaja
Sandfall Interactive menggabungkan pertarungan berbasis giliran dengan menghindar dan menangkis waktu nyata, meskipun sempat diragukan.
Broche mengungkapkan bahwa beberapa elemen kontroversial sengaja dipertahankan. Salah satu contohnya adalah minigame yang sengaja dibuat sulit.
“Kami tahu saat membuatnya: ini akan tak tertahankan, orang akan marah, tapi itu bagian dari kesenangan. Kami pikir itu lucu.
Tidak sempurna, tapi kami tetap memasukkannya,” katanya.
Tim sering mendengar kritik tentang penggabungan sistem pertarungan tersebut. Banyak yang percaya pemain akan menolak sistem hibrida itu.
>>> Patch Beta Slay the Spire 2 Hadirkan Kartu Multiplayer Baru dan Perbaikan Modding
Namun Sandfall Interactive tetap mempertahankannya karena sesuai dengan pengalaman yang ingin diciptakan.
Update Terbaru
Rick Ross Penuhi Studio TMZ Live dengan Berlian dan Tawa
Sabtu / 04-07-2026, 00:07 WIB
Kepolisian NYPD Ikut Bersenang-senang di Luar MSG Saat Pesta Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
Sabtu / 04-07-2026, 00:07 WIB
Taylor Swift dan Travis Kelce Dapat Ucapan Terima Kasih Spesial dari Dolly Parton
Sabtu / 04-07-2026, 00:07 WIB
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
Sabtu / 04-07-2026, 00:07 WIB
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
Sabtu / 04-07-2026, 00:07 WIB
Honkai: Star Rail Version 4.4 Hadirkan Kolaborasi Fate/stay night dengan Rin Tohsaka dan Gilgamesh
Sabtu / 04-07-2026, 00:06 WIB
Dragon Ball Xenoverse 2 Rilis DLC Terakhir pada 8 Juli, Trailer Dirilis
Sabtu / 04-07-2026, 00:06 WIB
Opel Astra Generasi Baru Bisa Tinggalkan Bentuk Hatchback, Wagon Tetap Ada
Sabtu / 04-07-2026, 00:06 WIB
BEI Hapus Tiga Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Free Float hingga Suspensi
Sabtu / 04-07-2026, 00:01 WIB
15 Game Penghasil Uang Juli 2026 Terbukti Cair ke DANA dan GoPay
Sabtu / 04-07-2026, 00:01 WIB
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha: Efisiensi Besar-Besaran BUMN Energi
Sabtu / 04-07-2026, 00:00 WIB
5 Jenis Limbah Kelapa Sawit yang Bisa Diolah Jadi Energi Terbarukan di 2026
Sabtu / 04-07-2026, 00:00 WIB
Jodie Foster Kritik Film F1 Brad Pitt: Seperti Buatan AI
Sabtu / 04-07-2026, 00:00 WIB
Kjell Nilsson, Pemeran Lord Humungus di 'Mad Max 2', Meninggal di Usia 76
Sabtu / 04-07-2026, 00:00 WIB






