Meccha Chameleon telah menjadi salah satu kejutan terbesar di industri game tahun 2026.

Game multipemain indie ini menduduki puncak daftar game terlaris tahun ini meski baru dirilis tiga minggu lalu.

>>> Shuhei Yoshida Kritik Steam Machine: Mahal dan Kinerja Biasa Saja

Menurut perkiraan terbaru dari Alinea Analytics, game tersebut telah terjual hampir 13 juta kopi.

Angka ini menjadikannya game dengan penjualan tertinggi di Steam, PlayStation, dan Xbox selama paruh pertama tahun ini, meskipun hanya tersedia eksklusif di Steam.

Pencapaian ini menempatkan Meccha Chameleon di atas sejumlah rilis blockbuster dari waralaba terkenal. Hal ini menunjukkan bagaimana game multipemain viral terus mengubah industri.

Meskipun memimpin dalam jumlah kopi terjual, Alinea Analytics mencatat bahwa harga peluncuran yang rendah membuat game ini berada di peringkat lebih rendah dalam hal pendapatan dibandingkan game AAA premium.

Namun, dengan pendapatan kotor lebih dari 58 juta dolar AS, kinerja komersial game ini melampaui ekspektasi untuk rilisan independen.

Konsep Sederhana yang Menjadi Hit Viral

Meccha Chameleon terinspirasi dari gameplay Prop Hunt klasik tetapi dengan sentuhan unik.

Alih-alih berubah menjadi benda sehari-hari, pemain menyamar dengan mengecat karakter mereka menggunakan alat gambar sederhana untuk berbaur dengan lingkungan sekitar.

Mekanisme ini telah menghasilkan banyak momen lucu, membuat game ini sangat populer di platform streaming dan aplikasi video pendek.

Dalam laporannya, Alinea Analytics menggambarkan daya tarik game ini karena gameplay yang mudah diakses dan harga murah menciptakan kombinasi ideal untuk pertumbuhan cepat.

Laporan tersebut juga berpendapat bahwa kesuksesan game multipemain sosial baru-baru ini mewakili tren industri yang lebih luas, bukan fenomena terisolasi.