Samsung Siap Produksi Massal Chip 2nm Paling Canggih Tahun Depan
Samsung mengungkapkan detail terbaru tentang teknologi fabrikasi semikonduktornya, termasuk proses 2nm generasi ketiga yang disebut SF2P+.
Proses ini dijadwalkan memasuki produksi massal pada paruh kedua 2027 atau awal 2028.
>>> Bos WHO Berterima Kasih atas Sumbangan Rp 536 M dari RI
SF2P+ merupakan pengembangan dari SF2P yang saat ini sedang diproduksi. Samsung mengklaim SF2P menawarkan efisiensi daya hingga 26% lebih baik dibandingkan SF2 generasi pertama.
Samsung Foundry, divisi manufaktur chip kontrak Samsung, saat ini mengerjakan setidaknya empat varian proses 2nm.
Proses pertama, SF2, sudah memasuki produksi massal tahun lalu dan digunakan pada chip Exynos 2600 untuk Galaxy S26 dan Galaxy Z Flip 8.
Proses kedua, SF2P, diharapkan mulai diproduksi tahun ini. Exynos 2700 untuk Galaxy S27 disebut-sebut sebagai salah satu chip pertama yang menggunakan proses ini.
Selain SF2P+, Samsung juga berencana memproduksi chip menggunakan SF2X pada 2028.
Proses ini dioptimalkan untuk kecerdasan buatan (AI) dan komputasi berkinerja tinggi (HPC), termasuk akselerator AI di server dan pusat data.
>>> Update Paspor Terkuat Dunia Juli 2026, Singapura Masih Jadi Raja
Namun, dua proses lain yang sebelumnya diumumkan, SF2A dan SF2Z, tidak disebutkan dalam peta jalan terbaru Samsung Foundry.
SF2A dirancang untuk chip otomotif pada kendaraan pintar dan terhubung, dengan fokus pada keandalan di suhu ekstrem dan getaran konstan.
SF2Z menghadirkan teknologi Backside Power Delivery Network (BSPDN) yang menempatkan jalur daya di bagian belakang wafer silikon, sehingga meningkatkan ruang untuk sinyal dan mengurangi interferensi.
Ketiadaan SF2A dan SF2Z dari peta jalan terbaru menimbulkan pertanyaan apakah kedua proses tersebut telah diubah nama, digabung ke SF2P+, atau ditunda.
Berdasarkan informasi yang tersedia, SF2P+ menjadi proses 2nm paling canggih yang diumumkan Samsung untuk chip mobile.
>>> boAt Stone 900: Speaker Bluetooth 80W dengan RGB Lighting Diluncurkan
Jika mengikuti peta jalan biasanya, Exynos 2800 kemungkinan menjadi salah satu chip pertama yang menggunakan proses ini.
Update Terbaru
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
Jumat / 03-07-2026, 16:43 WIB
Kiper Paraguay Jual Jersey Demi Biaya Obat Anak, Ingin Kalahkan Prancis untuk Kembalikan Baju
Jumat / 03-07-2026, 16:43 WIB
Penjualan Ioniq 5 Hyundai Meningkat Meski Kredit Pajak EV Dihapus
Jumat / 03-07-2026, 16:42 WIB
Bobby Nasution Kelakar Soal 'Ondim' Singkatan Ongkos di Muka Sebelum Bupati Langkat Di-OTT KPK
Jumat / 03-07-2026, 16:42 WIB
IHSG Ditutup Menguat ke 5.875, 494 Saham Hijau
Jumat / 03-07-2026, 16:42 WIB
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi Penguatan Kota
Jumat / 03-07-2026, 16:42 WIB
Media Asing Soroti Vonis 10 Tahun Penjara untuk Nadiem Makarim
Jumat / 03-07-2026, 16:42 WIB
Xlsmart dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Target 1 Juta Talenta Digital
Jumat / 03-07-2026, 16:41 WIB
iPhone 18 Pro Max Dikabarkan Miliki Baterai Lebih Besar dari Galaxy S27 Ultra
Jumat / 03-07-2026, 16:41 WIB
5 Serum Niacinamide 5% untuk Hempas Garis Halus, Bye-Bye Tanda Penuaan!
Jumat / 03-07-2026, 16:41 WIB
Harga dan Jadwal Penjualan Tiket Konser BOYNEXTDOOR di Jakarta 2026
Jumat / 03-07-2026, 16:41 WIB
123 Kreator Muda Ikuti Kompetisi Video IFG untuk Tingkatkan Kesadaran Risiko Sehari-hari
Jumat / 03-07-2026, 16:40 WIB
5 Sandal MyFeet untuk Jalan-jalan Tanpa Nyeri Tumit Rekomendasi Dokter
Jumat / 03-07-2026, 16:40 WIB
Trik Kumpulkan Kotak Berlian 2026 untuk Saldo DANA Rp500 Ribu
Jumat / 03-07-2026, 16:32 WIB






