Memasuki hari keempat kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, ratusan warga menggelar salat istisqa di halaman Masjid Jami Al Mujahidin, Jumat (3/7).

Ibadah tersebut dilakukan untuk memohon turunnya hujan guna mempercepat pemadaman kebakaran yang telah terjadi sejak Selasa (30/6).

>>> Polisi Musnahkan 397 Senpi Rakitan Ilegal di Sumsel

Pantauan CNNIndonesia. com di lokasi menunjukkan jemaah mulai berdatangan sekitar pukul 07.30 WIB.

Sebelum salat dimulai, imam memberikan penjelasan mengenai tata cara pelaksanaan salat istisqa. Sekitar pukul 07.45 WIB, salat berjemaah pun dilaksanakan dan dilanjutkan dengan doa bersama.

Ikhtiar Spiritual di Tengah Kebakaran

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Mauk, Agus Romadhoni, mengatakan salat istisqa digelar sebagai bentuk ikhtiar spiritual di tengah kebakaran yang telah menimbulkan dampak luas bagi masyarakat.

"Dengan salat istisqa kita minta ampun kepada Allah, berdoa mudah-mudahan segera diturunkan hujan dan dihindarkan dari segala musibah bencana alam khususnya TPA di Jatiwaringin sudah mulai padam dan terkendali," kata Agus.

Selain memohon hujan, Agus berharap musibah ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah.

"Harapan kita semua, kita semua lewat musibah tadi disadarkan untuk menjaga lingkungan, kemudian bertakarrub kepada Allah, lebih mendekatkan diri kepada Allah agar kita semua terhindar dari bencana," harapnya.

Operasi Modifikasi Cuaca Masih Dikaji

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih mengkaji rencana operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai salah satu langkah mempercepat pemadaman kebakaran.

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan mengatakan pelaksanaan OMC masih menunggu kondisi atmosfer yang memungkinkan berdasarkan hasil pemantauan BMKG.