Manajer Komunitas Destiny 2 Kritik Pemimpin yang Buat Keputusan Buruk Bertahun-tahun
Manajer komunitas Destiny 2, Dylan "dmg04" Gafner, angkat bicara soal tanggung jawab pimpinan studio game di tengah gelombang PHK massal di Bungie.
Diskusi ini bermula dari artikel opini Game Developer yang dibagikan mantan eksekutif Square Enix, Jacob Navok, di Twitter.
>>> Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol ke Babak 16 Besar Piala Dunia
Navok menyalahkan "pasar" sebagai faktor utama, bukan kepemimpinan.
Mantan wakil presiden studio Bungie, Mark Noseworthy, turut menyetujui pendapat Navok. Gafner kemudian merespons dengan nada kritis.
"Rasanya tidak jujur jika hanya menyalahkan pasar tanpa meminta pertanggungjawaban dari para pemimpin yang membuat keputusan buruk selama bertahun-tahun," tulis Gafner.
Gafner menegaskan bahwa komentarnya bukan serangan pribadi terhadap Noseworthy. Ia hanya merasa topik tersebut menyentuh sarafnya setelah membaca banyak postingan dari mantan rekan kerja.
>>> Mike Rowe Gugat Discovery atas Biaya Narasi Deadliest Catch
Sejak Destiny 2 dihentikan secara mendadak dan PHK besar-besaran di Bungie, mantan karyawan dan pemain ramai mengkritik berbagai keputusan studio.
Mulai dari pesan yang plin-plan, investasi yang sia-sia, hingga langkah-langkah membingungkan.
Noseworthy sendiri di-PHK dari Bungie pada 2024 setelah menjabat sebagai VP. Masa kepemimpinannya justru dikenang dengan baik oleh banyak pihak.
>>> Penampakan Hiu Paksa Penutupan Bergilir di Pantai Long Island dan Queens
Gafner mengakui bahwa Noseworthy telah melakukan yang terbaik untuk studio dan Destiny selama bertahun-tahun. Namun, ia tetap menekankan pentingnya evaluasi kepemimpinan di tengah krisis industri.
Update Terbaru
Sekai Project Rilis Visual Novel Jewelry Hearts Academia di Barat
Jumat / 03-07-2026, 06:35 WIB
Kyle Lowry Resmi Pensiun Bersama Toronto Raptors
Jumat / 03-07-2026, 06:35 WIB
Film Kompilasi Maebashi Witches Emoemories: Blooming Witches Tayang 23 Oktober di Jepang
Jumat / 03-07-2026, 06:31 WIB
Michael Weatherly Kembali ke NCIS untuk Arc Sepanjang Musim 24
Jumat / 03-07-2026, 06:31 WIB
Jack Smith Bicara Ancaman Dakwaan Federal di MS NOW
Jumat / 03-07-2026, 06:31 WIB
California Selatan Perketat Aturan Kembang Api Akibat Risiko Kebakaran
Jumat / 03-07-2026, 06:29 WIB
Trump Debuts Pesawat Air Force One Renovasi Rp6,4 Triliun, Perpustakaan Palsu Jadi Sorotan
Jumat / 03-07-2026, 06:29 WIB
Penumpang Gelisah Paksa Pendaratan Darurat Pesawat United Express
Jumat / 03-07-2026, 06:28 WIB
Michael Weatherly Kembali ke NCIS untuk Arc Musim 24
Jumat / 03-07-2026, 06:28 WIB
Telkom Akses Resmikan Laboratorium Fiber Optik di Nias Utara untuk Tingkatkan SDM Digital
Jumat / 03-07-2026, 06:28 WIB
Rating Pemain AS vs Bosnia: Bangkit Usai Kartu Merah
Jumat / 03-07-2026, 06:28 WIB
Habib Diarra Kecewa Senegal Kena Comeback Belgia: Rasanya Hancur!
Jumat / 03-07-2026, 06:26 WIB
Kontroversi Piala Dunia 2026: Dugaan FIFA Beri Perlakuan Khusus untuk Messi
Jumat / 03-07-2026, 06:26 WIB
DPRD Setujui Usulan Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda
Jumat / 03-07-2026, 06:26 WIB






