Siskeudes Raih Penghargaan PBB atas Tata Kelola Keuangan Desa
Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) mencatat pengakuan global setelah meraih penghargaan Honourable Mention pada ajang United Nations Public Service Awards (UNPSA) 2026.
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi Siskeudes dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan desa, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
>>> Indonesia Alihkan Model Bisnis Kehutanan ke Bioekonomi Hijau
Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, La Ode Ahmad P. Bolombo, menyatakan Siskeudes merupakan hasil kolaborasi Kemendagri bersama BPKP.
Sistem ini dikembangkan sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Sejak diterapkan pada 2015, Siskeudes terus diperluas dan kini telah digunakan di hampir 75 ribu desa atau sekitar 95 persen dari total desa di Indonesia.
PBB mengundang delegasi Indonesia yang terdiri atas Menteri Dalam Negeri, Kepala BPKP, dan Menteri PANRB untuk menerima penghargaan tersebut pada akhir Juni 2026 di Tbilisi, Georgia.
La Ode menambahkan, keberhasilan Siskeudes juga mendapat apresiasi dari Kementerian PANRB sebagai inovasi pelayanan publik yang memperkuat tata kelola pemerintahan.
>>> Lutut Sering Bunyi 'Krek'? Kenali Penyebab dan Tanda Bahayanya
Capaian ini menjadi momentum bagi Kemendagri untuk memperkuat integrasi sistem informasi pengelolaan keuangan dan aset desa dengan SIPD RI.
Integrasi tersebut diharapkan menyelaraskan perencanaan pembangunan dan penganggaran antara pemerintah pusat, daerah, hingga desa.
Saat ini, penerapan Siskeudes berbasis daring telah mencakup 319 kabupaten/kota.
Kemendagri juga mendorong digitalisasi pengelolaan keuangan desa melalui transaksi nontunai berbasis daring yang terintegrasi dengan perbankan.
Sebanyak 67 kabupaten/kota telah menerapkan transaksi nontunai dalam pengelolaan keuangan desa.
>>> Lutut Sering Bunyi 'Krek'? Kenali Penyebab dan Tanda Bahayanya
Kemendagri berharap jumlah tersebut terus bertambah guna meminimalkan potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan desa.
Update Terbaru
Ledakan Bom Paket di Monaco Targetkan Oligarki Ukraina
Jumat / 03-07-2026, 00:42 WIB
Cara Cepat Membuat Iklan dalam 5 Detik dengan AI Terbaru 2026
Jumat / 03-07-2026, 00:42 WIB
10 Ledakan Surya Kelas M dan Satu X1.1 Picu Badai Geomagnetik
Jumat / 03-07-2026, 00:41 WIB
Brandon Nakashima Hadapi Jan-Lennard Struff di Babak Kedua Wimbledon
Jumat / 03-07-2026, 00:40 WIB
Michael Rubin Gelar Pesta Putih di Hamptons, Bantah Bentrok dengan Pernikahan Taylor Swift
Jumat / 03-07-2026, 00:37 WIB
The Onion Luncurkan Parodi Infowars untuk Dukung Keluarga Sandy Hook
Jumat / 03-07-2026, 00:36 WIB
Bintang Good Omens Ucapkan Terima Kasih kepada Penggemar Usai Final Seri
Jumat / 03-07-2026, 00:36 WIB
TSA Gagalkan Penyelundupan Pisau di Kaki Palsu dan Temukan Korek Raksasa Milik Timnas Argentina
Jumat / 03-07-2026, 00:36 WIB
Misi Lydia Wood Menggambar Semua Pub di London
Jumat / 03-07-2026, 00:36 WIB
Kecemasan Unik Mendukung Wasit Sepak Bola
Jumat / 03-07-2026, 00:35 WIB
Gubernur Florida Tetapkan Beberapa Kelompok sebagai Organisasi Teroris
Jumat / 03-07-2026, 00:35 WIB
Polisi Tangkap Dua Pelaku Penipuan Kartu Kredit di Costco Connecticut
Jumat / 03-07-2026, 00:35 WIB
Matteo Berrettini Unggul Dua Set atas Arthur Fils di Wimbledon
Jumat / 03-07-2026, 00:32 WIB
Tiga Tim NBA Buru Guard Bebas Anfernee Simons
Jumat / 03-07-2026, 00:31 WIB






