Standardisasi, SDM, dan Promosi Global Jadi Kunci Kemajuan Desa Wisata

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperkuat ekosistem desa wisata Indonesia melalui standardisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kolaborasi lintas sektor, dan promosi di pasar internasional.
Langkah ini bertujuan memastikan desa wisata tidak hanya menjadi destinasi, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.
>>> KLH: Kualitas Udara TPA Jatiwaringin Sangat Tidak Sehat Akibat Kebakaran
Sepanjang 2020–2025, Kemenpar secara konsisten memperkuat fondasi pengembangan desa wisata melalui berbagai program terintegrasi.
Pendekatan tersebut mencakup penerapan standardisasi berkelanjutan melalui Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan (Sertidewi), sertifikasi halal, dan pengembangan kapasitas masyarakat melalui Kampanye Sadar Wisata (KSW) 5.0.
Data Jejaring Desa Wisata (Jadesta) mencatat terdapat 6.275 desa wisata di Indonesia, terdiri atas 4.895 desa rintisan, 1.015 desa berkembang, 329 desa maju, dan 36 desa mandiri.
Komposisi ini menjadi dasar penyusunan program pendampingan yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan masing-masing desa.
Standardisasi dan Sertifikasi
Dalam aspek standardisasi, Kemenpar bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mendorong penerapan sertifikasi halal untuk menjamin kualitas produk dan layanan di desa wisata.
Melalui program Sertidewi, sebanyak 45 desa wisata telah memperoleh sertifikasi berkelanjutan sepanjang 2019–2025.
Pada 2025, kolaborasi dengan Bank Central Asia (BCA) turut memfasilitasi sertifikasi bagi enam desa wisata.
Pengembangan SDM dan Pelatihan
Penguatan kapasitas masyarakat dilakukan melalui KSW 5.0 yang dirancang berdasarkan klasifikasi desa.
Desa rintisan difokuskan pada pelatihan dasar seperti hospitality, pemanduan wisata, dan kebersihan lingkungan.
Desa berkembang diarahkan pada penguatan potensi unggulan seperti kuliner, kerajinan, dan kelembagaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Sementara desa maju dan mandiri memperoleh pelatihan lanjutan berupa penguasaan bahasa asing, manajemen event, dan pemasaran digital.
Update Terbaru
Baca Lookism Chapter 614 Bahasa Indonesia, Pembahasan dan Preview Chapter 615
Kamis / 02-07-2026, 23:05 WIB
SIG Pasok Beton untuk Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Capai 28 Ribu Meter Kubik
Kamis / 02-07-2026, 23:01 WIB
Pasar Karbon RI Siap Terhubung ke Global, Potensi Rp5 Triliun Terbuka
Kamis / 02-07-2026, 23:01 WIB
Bocoran Gambar Galaxy Watch Ultra 2: Kaca Safir dan Ketahanan 10 ATM
Kamis / 02-07-2026, 23:01 WIB
Petinju Legendaris Bereaksi atas Masalah Keuangan Floyd Mayweather
Kamis / 02-07-2026, 22:29 WIB
Karyawan Toko Laporkan Tanda Bahaya Sebelum Penangkapan Kasus Pengabaian Anak di Ohio
Kamis / 02-07-2026, 22:29 WIB
Penambahan Tenaga Kerja AS Melambat, Hanya 57.000 Pekerjaan pada Juni
Kamis / 02-07-2026, 22:29 WIB
Chicago Pecahkan Rekor Suhu Minimum, Badai Petir Mengancam Akhir Pekan
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Aktris Lisa Faulkner Umumkan Diagnosis Kanker Payudara Stadium Awal
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Futures TSX Naik Didorong Kenaikan Emas dan Data Tenaga Kerja AS Melemah
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Lorenzo Sonego Kalahkan Gabriel Diallo di Laga Marathon Wimbledon
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Prediksi Portugal vs Kroasia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Ilmuwan Missouri Ciptakan Entitas Buatan SpudCell dengan 36 Gen
Kamis / 02-07-2026, 22:27 WIB
New York Times Connections Puzzle 1116: Kata dan Tema Harian
Kamis / 02-07-2026, 22:26 WIB






