Berbagai upaya tersebut mengantarkan desa wisata Indonesia meraih sejumlah penghargaan bergengsi.

Lima desa wisata berhasil memperoleh predikat Best Tourism Villages dari UN Tourism, yakni Nglanggeran (2021), Penglipuran (2023), Jatiluwih (2024), Wukirsari (2024), dan Pemuteran (2025).

Selain itu, desa wisata Indonesia juga mencatat prestasi pada ASEAN Tourism Award, Rekor MURI, serta Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) yang telah menjangkau 225 desa wisata sepanjang 2021–2024.

Melalui strategi yang mengedepankan kualitas, kolaborasi, dan keberlanjutan, Kemenpar menargetkan desa wisata Indonesia semakin mampu bersaing di tingkat global sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

Wamen Ni Luh mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha wisata, dan pemangku kepentingan untuk berkomitmen menjaga keberlangsungan program desa wisata.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi demi memastikan destinasi lokal terus berkembang dan berdaya saing global.

>>> Daftar 19 Pemain Timnas Futsal Indonesia di TC Spanyol: Evan Absen

"Mari kita kawal bersama Desa Wisata yang makin naik kelas dan membanggakan pariwisata Indonesia," ujarnya.