Struktur Raksasa Tersembunyi di Bawah Antartika Ditemukan Ilmuwan
Antartika, yang baru ditemukan manusia pada awal abad ke-19, masih menyimpan banyak misteri.
Kini, berkat metode deteksi modern, para peneliti menemukan sesuatu yang luar biasa di bawah lapisan esnya.
>>> Apa yang Sebenarnya Dirasakan Anjing tentang Manusia? Ini Penjelasannya
Tim internasional yang dipimpin Egidio Armadillo dari Universitas Genoa dan Martin Siegert dari Universitas Exeter mengungkap lanskap kuno berupa perbukitan dan lembah yang diciptakan oleh sungai-sungai purba.
Lanskap ini membeku di bawah es Antartika selama jutaan tahun.
Temuan yang dipublikasikan di jurnal Nature Geoscience ini menunjukkan adanya 30 cekungan radial memanjang di bawah lapisan es.
Cekungan berbentuk V ini konvergen menuju titik dekat Kutub Selatan.
Cekungan utama meliputi Wilkes, Aurora, dan yang mengandung Danau Vostok—danau subglasial terbesar di Bumi. Cekungan ini membentang lebih dari 1.500 kilometer dari pesisir hingga jantung Antartika.
Pengaruh Tektonik Lempeng
Para peneliti meyakini cekungan raksasa ini bukan sekadar lembah gletser biasa. Mereka merupakan produk aktivitas lempeng tektonik selama setidaknya 160 juta tahun.
>>> Nothing Phone (4b) RCB Edition Resmi Diperkenalkan, Rilis 7 Juli
Fenomena yang disebut "rotasi ekstensi intraplate" ini menyebabkan kerak benua meregang dan membentuk cekungan subglasial yang sangat besar.
Kecepatan aliran es yang rendah di wilayah ini memperkuat dugaan bahwa struktur ini berasal dari tektonik.
Struktur bawah es ini dapat memengaruhi aliran gletser di Antartika Timur, termasuk gletser besar seperti Totten, Denman, Amery, Byrd, dan Beardmore.
Dengan kata lain, struktur ini berperan penting dalam kerentanan lapisan es Antartika terhadap pencairan.
Para peneliti memperkirakan bahwa jika seluruh massa es di wilayah tersebut mencair, permukaan laut global bisa naik hingga 28 meter.
>>> 6 Moisturizer di Indomaret untuk Kulit Kering, Mulai Rp39 Ribuan
Konsekuensinya akan terasa di seluruh dunia.
Update Terbaru
BNI Perkuat Transformasi Budaya Layanan Lewat Program CX100 Danantara
Kamis / 02-07-2026, 21:47 WIB
OJK Resmi Beri Izin Usaha PT Bandar Gadai Perkasa di Deli Serdang
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Purbaya Akui APBN 2025 Menantang, Banyak Target Tak Tercapai
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
PLN Akui Program Listrik Desa 2025 Belum Tuntas, 83 Lokasi Masih Dikerjakan
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Asus Luncurkan SSD Portabel Dual Port dengan Kecepatan 500MB/s dan Kapasitas hingga 1TB
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Galaxy A18 5G Beralih ke Snapdragon, Varian 4G Tetap Pakai MediaTek
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Viral Huening Bahiyyih Naik Ojol di Bali, Netizen Iri dengan Sopir
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Chile Perkuat Kedaulatan Maritim dengan WAAM 3D Printing
Kamis / 02-07-2026, 21:45 WIB
Strategi Corporate Real Estate Jadi Kunci Ekspansi Global Perusahaan Tiongkok
Kamis / 02-07-2026, 21:15 WIB
7 Produk Meta yang Super Canggih dan Jarang Diketahui Publik
Kamis / 02-07-2026, 21:15 WIB
Daloha Beach & Dive Resort Morotai: Sinema Alam dari Fajar hingga Senja
Kamis / 02-07-2026, 21:15 WIB
Standardisasi, SDM, dan Promosi Global Jadi Kunci Kemajuan Desa Wisata
Kamis / 02-07-2026, 21:14 WIB
KLH: Kualitas Udara TPA Jatiwaringin Sangat Tidak Sehat Akibat Kebakaran
Kamis / 02-07-2026, 21:14 WIB
Daftar Wilayah Bisa Saksikan Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini
Kamis / 02-07-2026, 21:14 WIB






