Kesalahan Fatal Pakai Clay Mask yang Bikin Kulit Dehidrasi, Ini 4 Tipsnya dari Dokter Estetika
Penggunaan clay mask telah menjadi ritual rutin bagi banyak orang, terutama yang memiliki kulit berminyak dan berjerawat.
Namun, alih-alih mendapatkan wajah bersih, tak sedikit yang justru merasakan kulit sangat kering, mengelupas, hingga terasa tertarik.
>>> Inspirasi Nama Bayi Laki-Laki Bermakna Pemimpin yang Bijaksana
Dokter estetika dr. Yessica Tania, atau akrab disapa dr. Zie, mengungkapkan bahwa membiarkan clay mask terlalu lama di wajah adalah kesalahan besar.
"Justru ini kesalahan terbesar yang pernah kamu lakukan untuk kulitmu. Pakai clay mask tidak boleh sampai benar-benar kering banget dan ketarik," ujarnya dalam konten TikTok.
Banyak orang beranggapan semakin kering masker, semakin banyak kotoran dan minyak yang terangkat.
Padahal, menurut dr. Zie, kondisi masker yang terlalu kering justru merugikan kulit karena akan menyerap semua kelembapan alami.
Ia menekankan fungsi utama clay mask bukan mengeringkan wajah, melainkan memberi kesempatan bahan aktif bekerja di pori-pori. Lantas, berapa lama waktu ideal mendiamkan clay mask?
Durasi Ideal dan Tips Pakai Clay Mask
Dr. Zie menyarankan membaca instruksi pada kemasan produk karena setiap merek memiliki formulasi berbeda.
>>> Kini Bungkam, Dulu Sarwendah Bilang Begini soal Isu Pesugihan Gunung Kawi
Secara pribadi, ia menggunakan clay mask selama 5-7 menit, maksimal 8 menit, dan hingga 10 menit jika produk memperbolehkan.
Berikut panduan praktis menggunakan clay mask dari dr. Zie agar kulit tetap sehat:
Pertama, gunakan di area tertentu. Fokuskan aplikasi pada area berminyak seperti T-zone.
Kedua, jangan terlalu lama. Cukup diamkan 5-7 menit, jangan tunggu hingga masker pecah-pecah atau kulit terasa tertarik.
Ketiga, bilas dengan bersih menggunakan air. Keempat, lanjutkan dengan hydrating toner dan pelembap untuk mengembalikan hidrasi kulit.
>>> Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000, Jadi Rp2.640.000 per Gram
Dengan mengikuti langkah yang benar, kulit akan tetap bersih dari pori-pori tersumbat tanpa mengorbankan kelembapan alaminya.
Update Terbaru
Mentan Bersama 150 Mahasiswa Papua Gagas Gerakan Kembali Berkebun
Kamis / 02-07-2026, 11:40 WIB
Kebakaran Besar Hutan di Prancis Selatan, 700 Hektare Lahan Hangus
Kamis / 02-07-2026, 11:40 WIB
Rating TV Nasional per Kamis, 2 Juli 2026: Indosiar Dominasi, Terikat Janji dan Tiga Sinetron SCTV Bertahan di 10 Besar
Kamis / 02-07-2026, 11:38 WIB
Jakarta X Beauty 2026 Resmi Dibuka di JICC Senayan
Kamis / 02-07-2026, 11:36 WIB
Jakarta X Beauty 2026 Resmi Dibuka, 400 Brand Kecantikan Tebar Diskon
Kamis / 02-07-2026, 11:36 WIB
Viral Modus Lowongan Model Berujung Dipaksa Jadi Artis Porno
Kamis / 02-07-2026, 11:35 WIB
Motorola Luncurkan Global Connect, Aplikasi eSIM untuk Roaming Internasional
Kamis / 02-07-2026, 11:35 WIB
BRI KPR Bunga Spesial 1,75%: Solusi Rumah Impian dengan Cicilan Ringan
Kamis / 02-07-2026, 11:35 WIB
Apa Itu Parfum Niche? Kenali Ciri-ciri dan Bedanya dengan Parfum Biasa
Kamis / 02-07-2026, 11:35 WIB
Tempat Sampah Kotor Picu Orang Buang Sampah Sembarangan, Ini Kata Peneliti
Kamis / 02-07-2026, 11:35 WIB
Menkeu Purbaya: Inflasi Juni 2026 Dipicu Kenaikan BBM dan Harga Pangan
Kamis / 02-07-2026, 11:30 WIB
Harry Kane Jadi Pahlawan, Inggris Comeback Dramatis Atas RD Kongo
Kamis / 02-07-2026, 11:29 WIB
Said Iqbal Minta Skema Take or Pay PLN Direvisi
Kamis / 02-07-2026, 11:29 WIB
Mulai 15 Juli, Tarik Tunai Tanpa Kartu Livin' Mandiri Dikenai Biaya Rp500
Kamis / 02-07-2026, 11:29 WIB






