Bilaal Salaam, mantan teman Will Smith, mengajukan permohonan ke pengadilan agar Jada Pinkett Smith diperintahkan untuk menjalani deposisi dalam waktu 30 hari.

Dalam dokumen hukum yang diperoleh TMZ, Salaam mengklaim Jada menolak menetapkan tanggal pemeriksaan. Ia telah menjadwalkan deposisi pada 20 Mei, namun Jada tidak hadir.

>>> Terungkap! Sejumlah Pemain Jerman Tolak Ambil Penalti saat Tersingkir dari Paraguay

Salaam ingin menanyai Jada seputar komunikasi yang ia lakukan mengenai dirinya, serta izin yang ia berikan untuk melakukan ancaman terhadapnya.

Salaam menuduh Jada marah setelah ia menolak membantu Will Smith membersihkan kekacauan pasca insiden tamparan terhadap Chris Rock.

Ia juga mengklaim Jada menggunakan pihak ketiga untuk mengancamnya setelah mengetahui rencananya menulis memoar yang membahas keluarga Smith.

>>> Pengacara Buka Suara soal Ketum PP Japto Diperiksa KPK

Jada membantah tuduhan tersebut dan berhasil menggugurkan sebagian besar gugatan. Namun, Salaam yakin kesaksian Jada akan membantunya membuktikan kasusnya.

Tim hukum Jada berargumen bahwa ia telah menjalani deposisi dalam proses hukum terpisah yang diajukan Salaam.

Karena gugatan ini mencakup banyak isu yang sama, mereka meminta pemeriksaan tambahan dibatasi hanya satu jam.

>>> Pengacara Buka Suara soal Ketum PP Japto Diperiksa KPK

Hakim belum memutuskan permohonan tersebut.