Kopi Kenangan merilis Laporan Environmental, Social, and Governance (ESG) 2025 yang menekankan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Indonesia.

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa sepanjang 2025, perusahaan berhasil menggunakan 100 persen bahan baku utama dari pemasok lokal.

>>> Dari Jual Sembako hingga Tarik Tunai, Cara Baru UMKM Menambah Penghasilan

Langkah ini bertujuan memperkuat rantai pasok dalam negeri dan mendukung pertumbuhan industri kopi Indonesia.

Di sisi ketenagakerjaan, Kopi Kenangan mempekerjakan lebih dari 7.500 karyawan dengan total upah mencapai Rp467 miliar pada tahun 2025.

Kontribusi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.

Dalam aspek lingkungan, perusahaan mengelola lebih dari 50 ton limbah operasional melalui program ekonomi sirkular.

Kopi Kenangan juga berhasil mengurangi emisi karbon sebesar 81.672 kilogram CO2e berkat berbagai inisiatif efisiensi.

Program Pemberdayaan Petani dan Inklusivitas

Kopi Kenangan bekerja sama dengan Universitas Udayana dan MPIG Kopi Kintamani Bali untuk memperkuat ekosistem pertanian kopi.

>>> 5 Rekomendasi Sleeping Mask Lokal, Wajah Lembap dan Cerah Saat Bangun Tidur

Program ini mencakup edukasi pertanian berkelanjutan bagi puluhan petani, inkubasi bisnis untuk anak petani, serta dukungan infrastruktur.

Head of Legal & Corporate Affairs Kopi Kenangan, Inneke Lestari, menyatakan bahwa pertumbuhan berkelanjutan harus menciptakan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.

"Kami terus berupaya memastikan pertumbuhan bisnis berjalan seiring dengan kontribusi positif terhadap lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan tata kelola yang baik," ujarnya.

Perusahaan juga meluncurkan program Barista Hebat pada 2026 yang membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas tuli.

Program ini mencakup pelatihan barista, pengembangan keterampilan kerja, dan pendampingan profesional sebelum terjun ke industri.

Melalui kolaborasi dengan Parakerja, inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan setara.

>>> Prabowo Tegaskan Hukum Bukan Alat Balas Dendam Politik

Kopi Kenangan menunjukkan bahwa keberlanjutan tidak hanya soal lingkungan, tetapi juga akses dan peluang bagi lebih banyak orang.