Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, Satu Awak Hilang
Sebuah helikopter MH-60S Sea Hawk milik Angkatan Laut AS melakukan pendaratan darurat di Laut Arab pada Rabu pagi, 1 Juni 2022.
Insiden tersebut mengakibatkan satu awak hilang dan tiga lainnya mengalami luka-luka.
>>> Inggris Kalahkan DR Congo, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia
Menurut Komando Pusat Angkatan Laut AS dan Armada Kelima, helikopter tersebut ditugaskan di kapal induk USS George H.W.
Bush yang beroperasi di Timur Tengah sejak akhir April. Tiga awak yang berhasil diselamatkan berada dalam kondisi stabil di kapal induk.
Militer AS masih terus mencari satu awak yang hilang dengan mengerahkan aset di wilayah tersebut. Pihak militer menyatakan tidak ada indikasi tindakan musuh yang menyebabkan insiden ini.
Insiden terjadi sekitar pukul 03.30 waktu Timur AS atau pukul 11.00 waktu setempat.
Pejabat mencatat bahwa pendaratan helikopter di air sangat berbahaya karena helikopter yang berat di bagian atas cenderung terbalik saat terendam.
Armada Kelima AS menyampaikan pernyataan resmi mengenai operasi penyelamatan dan status penyelidikan. "Tiga dari empat awak helikopter telah ditemukan dan dalam kondisi stabil di atas George H.W.
>>> Rangers Rekrut Bjorkstrand, Veleno, dan Korpisalo di Awal Bursa Bebas NHL
Bush," kata Komando Pusat Angkatan Laut AS.
Militer terus mengerahkan aset lokal untuk menemukan awak yang hilang.
"Aset Angkatan Laut AS di wilayah tersebut saat ini sedang mencari awak lain yang masih hilang," tambah Komando Pusat Angkatan Laut AS.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kewaspadaan pasukan AS akibat kekerasan periodik selama gencatan senjata aktif AS-Iran.
Hingga pertengahan Mei, catatan kongres menunjukkan AS telah kehilangan 42 pesawat selama Operasi Epic Fury, tidak termasuk helikopter Apache yang ditembak jatuh oleh drone Iran pada Juni.
>>> Amazon Rilis Serial Prequel Legally Blonde 'Elle' di Prime Video
Pernyataan maritim resmi juga mengonfirmasi bahwa pihak berwenang sedang menyelidiki kerusakan teknis. "Penyebab insiden sedang diselidiki," kata Armada Kelima AS dalam sebuah pernyataan.
Update Terbaru
Gelombang Panas Ekstrem Eropa Picu Perdebatan soal AC
Kamis / 02-07-2026, 05:31 WIB
Bay Area Gelar Laga Knockout Bersejarah Timnas AS di Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 05:30 WIB
Belgium Waspadai Senegal di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 05:30 WIB
Utah Mammoth Dapatkan Vincent Trocheck dari New York Rangers
Kamis / 02-07-2026, 05:29 WIB
Friv Rekomendasikan Game Edukasi Terbaik untuk Melatih Kreativitas Anak
Kamis / 02-07-2026, 05:29 WIB
Candy Crush Saga 2026: Tips, Trik, dan Cara Dapat Gold Bar Gratis
Kamis / 02-07-2026, 05:29 WIB
Pakar ITS Ungkap Tantangan Teknis Penerapan Biodiesel B50 di Indonesia
Kamis / 02-07-2026, 05:28 WIB
Malik Beasley Ajukan Plea Not Guilty dalam Kasus Judi NBA
Kamis / 02-07-2026, 05:28 WIB
Video Perlihatkan Momen Donald Trump dan Dana White Bersiap di Oval Office untuk UFC
Kamis / 02-07-2026, 05:28 WIB
Lonzo Ball Bantah Klaim LaVar Soal Kepergian Tina
Kamis / 02-07-2026, 05:28 WIB
Taylor Swift Sewa Perusahaan Pembuat Set Film untuk Pernikahan di MSG
Kamis / 02-07-2026, 05:25 WIB
Tamu Undangan Taylor Swift Bocorkan Detail Pernikahan: Resepsi di MSG, Upacara di Tempat Lain
Kamis / 02-07-2026, 05:25 WIB
KPK Telusuri Aliran Uang Kasus Pelepasan Kawasan Hutan Bupati Kuansing
Kamis / 02-07-2026, 05:25 WIB
Kia Cetak Rekor Penjualan Juni dan Semester Pertama Tertinggi Sepanjang Sejarah
Kamis / 02-07-2026, 05:22 WIB






