Petugas Immigration and Customs Enforcement (ICE) Amerika Serikat membebaskan seorang biarawati Katolik Roma yang ditahan pada hari Minggu saat berjalan menuju gereja di McAllen, Texas, untuk misa.

Suster Leticia Ugboaja, 56 tahun, berasal dari Nigeria dan merupakan anggota Kongregasi Daughters of Mary Mother of Mercy.

>>> Toronto Raptors Resmi Perpanjang Kontrak Alijah Martin Dua Tahun

Ia juga bertugas sebagai pelayan komuni luar biasa di Gereja Katolik Our Lady of Sorrows yang terletak di dekat perbatasan AS-Meksiko.

Menurut pernyataan dari gereja, agen federal menahan Ugboaja saat ia berjalan menuju tempat ibadah.

Insiden ini mendapat perhatian luas pada hari Selasa setelah gereja membagikan berita tersebut di media sosial, memicu intervensi cepat dari beberapa anggota Kongres AS, termasuk Perwakilan Partai Republik Monica De La Cruz dari Texas Selatan.

Ugboaja kembali ke rumah pada hari Minggu yang sama setelah intervensi kongres.

>>> St. Louis Blues Resmi Rekrut Ross Johnston Kontrak Tiga Tahun

Selain tugas keagamaannya, ia adalah perawat terdaftar di South Texas Health System dan sebelumnya menghabiskan satu dekade sebagai asisten perawat bersertifikat di DHR Health di Edinburg, Texas, menurut juru bicara Keuskupan Katolik Brownsville, Brenda Riojas.

"Kami bersyukur atas tanggapan cepat dari perwakilan lokal yang menghubungi Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk membebaskannya dari tahanan," kata Riojas.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS dan ICE menolak mengeluarkan pernyataan publik mengenai keadaan penahanan tersebut hingga hari Minggu.

>>> 15 Fitur Tersembunyi Google Maps yang Jarang Diketahui Pengguna

Seperti dilaporkan The Guardian, penangkapan terjadi di tengah kampanye penegakan imigrasi yang diperketat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump, yang menargetkan area yang secara historis dianggap sensitif, termasuk tempat ibadah.