Aktor dan produser Vietnam, Kaity Nguyen, menyebut sinema Korea sebagai contoh sukses global yang bisa ditiru industri film Vietnam.

Pernyataan itu disampaikan Nguyen saat menjadi juri termuda di Festival Film Asia Da Nang ke-4 yang berlangsung di Da Nang, Vietnam.

>>> Giselle dan Ningning Aespa Tunjukkan Tindik Pusar Serasi

Menurut Nguyen, daya tarik sinema Vietnam terletak pada keragamannya. Setiap wilayah memiliki budaya dan sejarah yang kaya untuk diceritakan ke dunia.

Ia mencontohkan kesuksesan Korea yang mampu mendekatkan diri ke industri film internasional berkat budayanya sendiri.

Nguyen berharap dalam waktu dekat, sinema Vietnam bisa memperkenalkan cerita dengan identitas budaya sendiri di festival seperti Cannes atau Busan International Film Festival.

Karier dan Pandangan Nguyen

Nguyen memulai debutnya pada 2017 lewat film "Em Chua 18" dan langsung meraih penghargaan aktris terbaik di Viet Film Festival.

Ia kemudian membintangi "Blood Moon Party" (2020), "The Last Wife" (2023), dan "Hijacked" (2025) yang sukses secara kritik dan box office.

Nguyen menilai industri film Vietnam tumbuh pesat dalam sepuluh tahun terakhir. Banyak sutradara, penulis, dan produser baru bermunculan.

>>> Acara Musik Korea Tak Lagi Hanya Soal K-Pop

Total pendapatan box office Vietnam mencapai sekitar 5,593 triliun dong (210 juta dolar AS) tahun lalu, naik 24 persen dari 2024.

Kata yang sering diulang Nguyen adalah "individualitas". Menurutnya, kreator film harus berani menunjukkan warna dan cara berpikir yang berbeda.

Ia sendiri hanya tampil di sekitar satu film per tahun untuk memberi waktu bagi kehidupan pribadi. "Untuk menjadi aktor yang lebih baik, saya butuh pengalaman hidup," ujarnya.

Film "Blood Moon Party" yang dibintanginya merupakan remake dari film Korea "Intimate Strangers" dan menjadi hit besar di Vietnam.

Nguyen mengagumi aktris Song Hye-kyo karena kemampuannya menampilkan peran yang penuh emosi dan pertumbuhan.

Ia merekomendasikan film "Hijacked" yang diproduksi dan dibintanginya tahun lalu. Film itu terinspirasi dari pembajakan pesawat sungguhan di Vietnam pada 1978.

>>> BTS Kukuhkan Posisi di Billboard, Artis HYBE Juga Bersinar

Karena ibunya adalah pramugari, cerita itu terasa dekat dan berharga baginya. Film tersebut juga menampilkan akting para aktor baru.